Air dan Gumpalan Tanah Keramat Ditanam di Puncak Gunung Tidar
Peristiwa

Air dan Gumpalan Tanah Keramat Ditanam di Puncak Gunung Tidar

Magelang Tengah,(magelang.sorot.co)--Ratusan gumpalan tanah dan air dari berbagai kabupaten dan Kota di Indonesia dikumpulkan di bawah kaki patung Pangeran Diponegoro yang terletak di Alun-alun Kota Magelang, Jumat (8/9/2017) malam.

Tanah dan air dari 125 kabupaten dan kota tersebut diambil dari tempat-tempat keramat di daerahnya masing-masing.

"Air dan tanah ini diambil dari tempat yang bukan sembarangan. Ada yang diambil dari kedalaman lembah, melalui gunung, bahkan ada yang diambil dari sebuah kedalaman air laut," ungkap Isnanta, Deputi 3 Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora RI.

Sementara itu Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Imam Nahrowi menuturkan, dirinya sangat terpukau dengan semangat pemerintah daerah yang berkenan menyatukan tanah dan air dari berbagai daerah untuk disatukan di Kota Magelang ini.

"Saya merasakan ada semangat yang begitu besar. Ini bukan hanya simbol kebesaran kita, tapi ini adalah simbol bahwa tanah dan air di negeri kita ini harus senantiasa kita jaga dan rawat hingga kiamat," ungkap Imam Nahrowi.

Dirinya juga berharap Gunung Tidar yang nantinya akan menjadi saksi sejarah penyatuan air dan tanah dari berbagai daerah di Indonesia ini nantinya bisa menarik masyarakat di seluruh pelosok negeri ini.

"Hari ini kita diberi peringatan, bahwa kita adalah bangsa yang besar, maka dari itu harus senantiasa kita jaga," pesan dia.

Dalam kesempatan malam tirakatan tersebut, Menpora dengan para tamu undangan yang hadir melakukan proses pencampuran air dari berbagai daerah dan dilakukan prosesi tirakatan. Air dan tanah yang sudah dicampur selanjutnya ditanam di puncak Gunung Tidar.