Krisis Air, Warga Terpaksa Mandi Sehari Sekali
Peristiwa

Krisis Air, Warga Terpaksa Mandi Sehari Sekali

Salaman, (magelang.sorot.co)--Krisis air bersih telah dilakukan warga Kalisari dan Tubansari, Desa Margoyoso, Kecamatan Salaman, Kabupaten Magelang, setelah Lebaran. Warga pun terpaksa mandi sehari sekali karena sulitnya mendapatkan air bersih.

Winarti (53), warga Tubansari, Desa Margoyoso mengatakan, setelah Lebaran hingga sekarang belum turun hujan. Untuk itu dropping air digunakan untuk memasak.

"Kalau mandi terpaksa dilakukan sehari sekali menjelang Salat Dzuhur di sungai. Anak-anak kalau pagi ya mandinya di kalen (sungai)," kata Winarti di sela menerima droping air bersih dari jajaran Satlantas Polres Magelang, Rabu (13/9/2017).

Hal senada juga disampaikan Yakub (80), warga Kalisari bahwa setelah Lebaran sampai sekarang belum hujan. Menurutnya, droping air bersih diterima sejak bulan Agustus kemarin. Sebenarnya warga telah berupaya untuk mengatasi kekeringan dengan memasang paralon air dari Wonogiri, Kecamatan Kajoran, namun air tersebut tidak bisa sampai.

"Kalau air dari Kajoran sampai sini sudah bisa mengalir. Tandon air bisa dimanfaatkan 9 KK," katanya.

Sementara itu Kepala Seksi Logistik, Bidang Kedaruratan dan Logistik, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Nurhadi mengatakan, sejak Juli hingga Rabu (13/9) hari ini, BPBD telah melakukan droping air sebanyak 85 tangki.

"Selain Kecamatan Salaman dan Borobudur, kini sudah mengajukan Wonogiri, Kecamatan Kajoran. Untuk Wonogiri, kami belum melakukan droping air, tapi baru sebatas mengajukan permintaan per telepon," kata Nurhadi.