Ratusan Driver Online Minta Perlindungan Secara Hukum
Komunitas

Ratusan Driver Online Minta Perlindungan Secara Hukum

Borobudur,(magelang.sorot.co)--Para Driver Online Magelang (DOM) menggelar kegiatan Kopdar Akbar yang diikuti oleh kurang lebih 154 driver di Balkondes, Desa Waringinputih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Rabu (29/11/2017).

Ketua Panitia, Eko Yanuar menjelaskan, even Kopdar Akbar Driver Online Magelang ini, selain sebagai ajang silaturahmi juga bertujuan untuk memberikan wadah sebagai tempat bertukar pikiran dan informasi kepada para driver online di Magelang.

Menurut Yanuar, transportasi berbasis online ini tergolong baru sehingga masih sering terjadi kendala di lapangan.

"Masih sering terjadi salah paham dengan taxi konvensional, yang mana selama ini pangsa pasar kita sama, sehingga sering terjadi bentrok dalam mencari konsumen," ujarnya.

Sesuai dengan peraturan hukum yang ada, transportasi online sendiri harus memenuhi syarat, antara lain harus berbadan hukum, harus memiliki SIM A Umum, alat transportasi harus melalui uji KIR. 

Sementara itu Ketua DOM, Imanuel mengatakan, diadakannya even tersebut diharapkan dapat memberikan wadah dan tempat bagi para driver online tersebut sekaligus mempayungi mereka.

"Sewaktu-waktu mereka ada masalah, jangan seperti anak ayam kehilangan induknya, tetapi mereka mempunyai tempat untuk bercerita dan berkonsultasi," imbuh dia.

Menurut Imanuel, masih banyak terjadi intimidasi kepada para driver online saat mereka bekerja. Bahkan tak jarang sebagian dari mereka mengalami tindak kekerasan.

"Bahkan pernah dari salah satu driver online diambil surat - suratnya dan mobilnya pun di tahan di dalam garasi, sehingga menimbulkan trauma. Saya berharap hal seperti ini tidak akan terulang kembali, karena sudah jelas sesuai dengan Permenhub Nomor 108 tahun 2017," pungkasnya.