Harganya Mahal, Komunitas Pecinta Diecast Makin Menggeliat
Komunitas

Harganya Mahal, Komunitas Pecinta Diecast Makin Menggeliat

Mertoyudan,(magelang.sorot.co)--Terkadang terkesan aneh, saat orang dewasa senang bermain mobil - mobilan dan gemar mengkoleksinya. Namun demikian, keanehan tersebut bukan tanpa alasan. Pasalnya mainan yang umum disebut diecast itu harganya bisa mencapai jutaan, bahkan puluhan juta rupiah.

Harganya yang selangit itu lantaran mainan itu memiliki detail dan tingkat kelangkaan. Sehingga tak jarang mainan tesebut hanya untuk dipajang saja dan bukan untuk dimainkan.

"Diecast ini kebanyakan hanya untuk dipajang saja atau untuk dipamerkan pada saat berkumpul dengan komunitas diecast di Magelang. Bentuknya sangat detail, sehingga sangat mirip dengan aslinya dalam skala atau ukuran yang berbeda," ungkap Chandra Yoga Kusuma, salah satu pecinta diecast di Magelang, Minggu (03/12/2017).

Diecast sendiri adalah sebuah miniatur berdasarkan skala tertentu. Mayoritas diecast berbentuk mobil, meskipun banyak juga yang berbentuk kendaraan perang, pesawat, kapal, truk, kendaraan alat berat, dan kereta api. 

Mainan kecil itu terbuat dari bahan logam dengan proses pembuatan cetak dan alat pencetaknya pun disebut dengan diecast. Maka dari itu masyarakat sering salah kaprah tentang pengertian diecast itu sendiri.

"Sebagai pelengkap diecast sering juga dibuat figur orang-orangan atau diorama, sekaligus untuk menambah daya tarik," ungkap Chandra.

Kata Chandra, menekuni hobi miniatur diecast sendiri termasuk gampang - gampang susah, terutama mengkoleksi jenis - jenis yang langka.

"Sulitnya adalah ketika ingin mengkoleksi barang yang langka dan harus merogoh kocek yang cukup mahal," ujarnya.

Selain digandrungi oleh para pecinta diecast, hobi tersebut juga mulai dilirik oleh para fotografer. Pasalnya mereka kini mulai tertarik memfoto obyek dengan skala yang lebih kecil.

Salah satu fotografer di Magelang, Hadi, mengungkapkan bahwa memfoto obyek yang lebih kecil memiliki tingkat kesulitan tersendiridan lebih menantang dibanding memfoto obyek besar pada umumnya.

"Sangat menarik sekali, dimana biasanya kita memfoto dengan objek yang normal, kini kita memfoto obyek mungil," tandas dia.