Ratusan Personil Gabungan Diterjunkan Dalam Pencarian Korban Tenggelam
Peristiwa

Ratusan Personil Gabungan Diterjunkan Dalam Pencarian Korban Tenggelam

Mertoyudan,(magelang.sorot.co)--Petugas gabungan dari TNI, Polri, Damkar, Basarnas Jawa Tengah, dan sejumlah relawan masih melakukan pencarian dua korban tenggelam di Sungai Progo, Rabu (6/12) kemarin. Korban dilaporkan hilan terseret arus di Sungai Progo wilayah Dusun Njati, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan, bersama rekan-rekannya.

Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, saat melakukan peninjauan di lokasi mengatakan, hingga saat ini seluruh tim gabungan masih mengupayakan pencarian terhadap dua korban atas nama Muhamad Farhan Pratama (11), warga Dusun Kelipan, Desa Kalinegoro, Kecamatan Mertoyudan dan Ulum Munafis (11) warga Jalan Salak Nomor 4 Perum Kalinegoro.

Hari ini kita sudah menerjunkan 150 personil gabungan untuk melakukan pencarian dua korban yang belum ditemukan. Kita gunakan peralatan lengkap berupa perahu karet untuk menyisir di sekitar loaksi kejadian dan ke arah hilir,” ujar AKBP Hari Purnomo, Kamis (7/12/2017).

Sementara itu, Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edy Susanto, menjelaskan, dalam upaya pencarian kali ini diterjunkan sebanyak 12 perahu karet dilengkapi dengan beberapa peralatan evakuasi. Selain itu, pihaknya juga masih menunggu dari tim penyelam yang akan membantu dalam proses pencarian korban. 

Untuk tim penyelam kita akan pusatkan di daerah yang dalam. Perlu kita ketahui bahwa karakter sungai ini arusnya sangat deras dan juga berbatu. Informasi terakhir di wilayah Temanggung sedang turun hujan deras, sehingga diperkirakan debit air akan meningkat,” jelasnya.

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat terutama kepada para orang tua untuk lebih meningkakan pengawasan terhadap anak-anak mereka. Dengan kondisi sungai yang sedang banjir, diharapkan anak-anak untuk tidak bermain di daerah aliran sungai karena bisa membahayakan keselamatan.

Bukan berarti harus melarang anak untuk bermain di sungai, tetapi alangkah baiknya memberi tahu apabila bermain di sungai harus menggunakan perlengkapan, apalagi cuaca saat ini juga termasuk ekstrem,” pungkasnya.