Panwas Sebut Etika Pemasangan Baliho Pilkada Harus Lebih Diperhatikan
Politik

Panwas Sebut Etika Pemasangan Baliho Pilkada Harus Lebih Diperhatikan

Mertoyudan,(magelang.sorot.co)--Menanggapi pemasangan baliho bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Magelang, Panwascam Mertoyudan menegaskan bahwa hingga kini pihak KPU setempat masih belum melakukan penetapan terkait hal itu.

Ketua Panwascam Mertoyudan, Kathul Mujib mengungkapkan, pendaftaran calon bupati dan wakil bupati baru dilakukan tanggal 10 Januari yang lalu, dan sampai saat ini pihak KPU Kabupaten Magelang juga belum melakukan penetapan terhadap baliho tersebut. Sehingga menurut Mujib hal itu tidak menjadi masalah.

Maka tidak masalah, tegas Ketua Panwascam Mertoyudan, Fakthul Mujib, Sabtu (13/1).

Disamping itu, Bupati dan Wakil Bupati hingga saat ini juga belum cuti dari jabatannya. 

"Jadi nanti memang ada tahapannya sendiri. Bupati dan Wakil Bupati ini akan cuti terhitung mulai tanggal 13 Februari," jelasnya.

Meskipun belum ada penetapan dari KPU Kabupaten Magelang, terkait pemasangan baliho tersebut Fakthul berharap kepada masing - masing bakal calon Bupati dan Wakil Bupati Magelang, untuk tetap menjaga etika dalam pemasangan baliho.

"Ini harusnya dari Panwaskab dan KPU juga harus segera menindak lanjuti. Sosialisasi sebenarnya tidak masalah, tetapi kami harap juga tetap menjaga etika yang ada, dan jangan sampai menjelekkan pasangan yang lainnya," tegasnya.

Sementara itu, salah satu anggota Panwascam Mertoyudan, Bagyo Harsono menambahkan, terkait pemasangan baliho bakal calon tersebut, hingga saat ini masih merupakan ranah dari Satpol PP Kabupaten Magelang.

"Tahapannya memang belum sampai ke kampanye, dan ini masih dalam ranahnya Satpol PP. Nantinya untuk memasang umbul - umbul atau baliho ini akan ditentukan titik - titik dan lokasinya oleh pihak Panwascab," pungkasnya.