Hari Kanker Sedunia, YKI Ajak Masyarakat Kenali Kanker dari Dini
Sosial

Hari Kanker Sedunia, YKI Ajak Masyarakat Kenali Kanker dari Dini

Mertoyudan,(magelang.sorot.co)--Yayasan Kanker Indonesi (YKI) menggelar bincang-bincang kanker di Atrium Artos Mall, Minggu (4/2/2018) pagi. Acara yang digelar dalam peringatan Hari Kanker Sedunia ini dihadiri ratusan warga terdiri dari pengurus dan anggota YKI serta masyarakat umum.

Seksi penyuluhan dan pendidikan kangker YKI, Siwi Rohmaningsih, hadir menjadi salah satu narasumber diskusi publik tersebut. Ia mengatakan, dengan kegiatan diskusi ini masyarakat diberikan pengetahuan mengenai deteksi dini kanker yang selaras dengan program pemerintah Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).

Kami ingin berperan serta dalam melakukan pencegahan kanker, terutama dalam deteksi dini penyakit kanker,” ujarnya.

Menurut Siwi, jumlah penderita kangker di Indonesia saat ini jumlahnya semakin banyak dan didominasi oleh kaum perempuan. Penyakit kanker yang banyak diderita yakni kanker payudara. Sedangkan untuk penyakit kanker yang banyak dideritaoleh kau pria yakni jenis kanker prostat. 

Pihaknya menghimbau kepada masyarakat, agar tidak takut dan ragu-ragu untuk melakukan pemeriksaan secara medis, apabila merasa ada gejala yang mencurigakan dalam tubuhnya. Pihaknya menyayangkan masyarakat yang takut pergi ke dokter dan justru memilih pengobatan-pengobatan alternatif yang belum tentu sesuai dengan segi medis.

Sementara itu, salah satu pejuang kanker, Sri Ardiyanti (45), warga Kampung Boton, Kelurahan Potrobangsan, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, menghimbau masyarakat untuk mengutamakan pemeriksaan secara medis. Menurutnya, pengobatan secara medis bagi masyarakat yang terdampak kanker akan lebih akurat dan lebih tepat dalam proses penanggulangannya.

Ada baiknya masyarakat yang terdampak kanker untuk segera melakukan pemeriksaan secara medis, dibandng melakukan tindakan pengobatan yang lainnya. Banyak masyarakat yang takut akan penanggulangan secara medis, terutama pada pengecekan kesehatan awal. Padahal hal itu sangatlah penting bagi orang yang terkena kanker,” paparnya.