Produk Kerang Laminasi dan Sarung Gloyor Tembus ke Pasar Ekspor
Ekonomi

Produk Kerang Laminasi dan Sarung Gloyor Tembus ke Pasar Ekspor

Magelang Tengah,(magelang.sorot.co)--Pemerintah Kota Magelang melalui Dinas Perindustrian dan Perdagangan berupaya membuka peluang bisnis UKM, terutama kerajinan khas Kota Magelang, melalui Magelang Expo 2018.

"Kegiatan pameran Magelang Expo 2018 yang mengangkat tema Gebyar Kerajinan Kota Magelang ini dalam rangka memperingati HUT Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) ke-38," ujar Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Magelang, Sri Retno Murtiningsih, dalam sambutanya saat membuka Event Magelang Expo 2018 di Gedung Tri Bhakti, Kota Magelang, Jumat (09/04/2018).

Dalam event Magelang Expo 2018, kata Sri, ada beberapa kegiatan, yakni pameran kerajinan khas Kota Magelang yang diselenggarakan selama tiga hari, dari 9 Maret hingga 11 Maret 2018, sarasehan atau talk show yang akan diikuti oleh para pengusaha kerajinan di Kota Magelang, lomba souvenir khas Magelang, dan lomba desain batik. 

"Pada acara sarasehan atau talk show sendiri bertujuan untuk lebih meningkatkan kerja sama antara pengusaha kerajinan dan stakeholder," jelasnya.

Sedangkan dalam pameran Magelang Expo 2018 kali ini, tersedia berbagai stand kerajinan khas Kota Magelang, beberapa diantaranya, stand makanan khas Kota Magelang, batik asli Kota Magelang, dan stand souvenir khas Kota Magelang.

Sementara, Wakil Wali Kota Magelang, Windarti Agustina, mengatakan, bahwa Kota Magelang memiliki banyak potensi industri kerajinan yang unggul.

"Antara lain, industri mainan anak, batik dan jumputan, kerajinan kerang laminasi, kerajinan sepatu, dan aneka souvenir lainnya." ungkap Windarti.

Lanjut Windarti, masyarakat Kota Magelang sudah selayaknya bangga karena beberapa kerajinan yang ada telah berhasil merambah ke pasar ekapor, yakni produk kerajinan kerang laminasi dan sarung gloyor.

"Potensi inilah yang harus bersama sama kita pertahankan, dan kita dorong terus untuk bisa maju dan berkembang hingga meningkatkan daya saing produk-produk lokal," pungkas Windarti.