Anonam dan Anggodo Menjaga Amanah, Singgung Politik Jateng
Budaya

Anonam dan Anggodo Menjaga Amanah, Singgung Politik Jateng

Magelang Tengah,(magelang.sorot.co)--Peringati Hari Jadi Kota Magelang ke-1112, Pemerintah Kota Magelang menggelar wayang kulit di area petilasan Prasasti Mantyasih Kelurahan Magelang, Kecamatan Magelang Tengah, Selasa (10/04/2018) malam. Dalam pentas seni wayang kulit semalam suntuk tersebut disaksikan langsung oleh Walikota Magelang Sigit Widyonindito, Wakil Walikota Magelang Windarti Agustina beserta seluruh kepala OPD Kota Magelang.

Pertunjukan wayang kulit yang dikolaborasikan dengan wayang orang tersebut cukup menyita perhatian penonton yang hadir. Pentas yang didalangi oleh Sih Agung Prasetyo mampu dikemas menarik dengan tarian-tarian wayang orang.

Sih Agung Prasetyo mengungkapkan bahwa pada pementasan kali ini dirinya membawakan lakon Anoman Duto (utusan). Yang dimana lakon tersebut menggambarkan kondisi pilkada yang akan berlangsung pada tahun ini.

"Lakon ini menceritakan tentang kisah Ramayana, dimana istri sang Raja Rama yang bernama Dewi Sinta diculik oleh Rahwana," ungkapnya.

Karena istrinya diculik maka Rama mengirim utusan untuk memastikan kondisi sang istri, maka ada dua kesatria yang berwujud kera yaitu Anoman dan Anggodo yang dikira mumpuni dan saling bersaing untuk mendapatkan amanah sang raja. 

"Namun yang terpilih adalah Anoman. Dan filosofi dalam lakon ini yang bisa dipetik ialah karena saat ini merupakan momen politik maka kita harus mencontoh sikap Anoman dan Anggodo," ungkapnya.

Ketika sudah ditetapkan pemenang dan jadi pemimpin maka janganlah sombong. Begitupun sebaliknya, bagi yang kalah tidak perlu sakit hati dan marah.

"Untuk penonton jadilah masyarakat yang cerdas pilihlah pemimpin yang tegas dan bertanggung jawab," pesannya.

"Janganlah saling menyerang antar calon dan pendukung, jadilah masyarakat yang cerdas jangan termakan hoax," imbuhnya.