Dinilai Tim, Magelang Targetkan Maju Lomba OP Irigasi Nasional
Peristiwa

Dinilai Tim, Magelang Targetkan Maju Lomba OP Irigasi Nasional

Salaman,(magelang.sorot.co)--Terkait masalah irigasi, merupakan masalah yang sangat sensitif dan sangat penting. Karena pertanian tanpa irigasi yang baik tentunya hasilnya pun tidak akan maksimal. Hal tersebut diungkapkan oleh Pjs Bupati Magelang, Tavip Supriyanto, dalam sambutannya pada acara lomba petugas operasi jaringan irigasi, di Kantor UPT DPUPR wilayah Salaman, Rabu (11/4/2018).

"Bahkan tidak hanya masalah pertanian, masalah irigasi ini juga berdampak pada peternakan dan kegiatan pembangkit listrik dan sebagainya," ujar Tavip.

Tavip juga mengungkapkan apresiasinya kepada Kantor DPUPR Kabupaten Magelang yang telah mengantarkan para petugas oprasional irigasi tersebut untuk maju ke tingkat nasional. 

"Harapan kami akan kebutuhan air dari berbagai keperluan memang perlu kita optimalkan. Karena memang terkait langsung dengan kebutuhan air oleh para petani di Kabupaten Magelang ini," kata tavip.

Pihaknya juga berharap kepada kawan-kawan operator irigasi untuk bisa betul-betul memberikan yang terbaik memberikan pelayanan kepada masyarakat khususnya kepada para petani dan peternak yang memang kesehariannya membutuhkan persediaan air.

Ketua Tim Penilai Lomba Operasional (OP) Jaringan Irigasi kategori kemantren Provinsi Jawa Tengah, Siswo Subagyo, menjelaskan, maksud dan tujuan diadakannya lomba tersebut adalah untuk meningkatkan kinerja dan memberikan apresiasi kepada para petugas operasi yang memelihara jaringan irigasi dalam menjalankan kewajibannya.

"Yakni memberikan pelayanan air kepada masyarakat, terutama masyarakat petani pemakai air," ujar Subagyo.

Untuk lomba tersebut dalam kategori kemantren, diikuti oleh enam peserta yang meliputi, kemantren DPUPR Kabupaten Brebes, Cilacap, Salaman, Klaten, Semarang, dan Pati

Sedangkan Kepala DPUPR Kabupaten Magelang, Heriyanto, menyebutkan dalam laporannya bahwa lahan sawah yang dikelola oleh Kabupaten Magelang saat ini seluas 37.118 hektare, tegalan sebesar 8.636 hektare, dan prosentase di daerah pertanian sendiri sebesar 42,75 persen.

"Visi misi dari bidang pengairan adalah terwujudnya peningkatan kapasitas sarana dan prasarana bidang pengairan, dengan misi meningkatkan infrastruktur dan pelayanan bidang pengairan dengan  moto OP Teratur, Petani Makmur, Tanaman Subur," pungkas Heriyanto.