Bawa 3,38 Gram Sabu, Warga Kampung Karang Kidul Ditangkap Polisi
Hukum & Kriminal

Bawa 3,38 Gram Sabu, Warga Kampung Karang Kidul Ditangkap Polisi

Magelang Selatan,(magelang.sorot.co)--Satuan Reskrim Unit Narkoba Polres Magelang Kota kembali berhasil menangkap penjual narkoba jenis sabu dengan inisial WRS (40), warga Kampung Karang Kidul, Kelurahan Rejowinangun, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang, pada Selasa (20/3/2018).

"Tertangkapnya WRS ini, karena adanya laporan dari warga, bahwa ada seorang laki-laki yang sering melakukan transaksi jual beli narkoba jenis sabu. Melalui laporan tersebut, maka kami lakukan penyelidikan lebih lanjut dan melakukan penangkapan terhadap tersangka," ujar Kapolres Magelang Kota, AKBP Kristanto Yoga Darmawan, dalam rilisnya, Kamis (12/4/2018).

Pada mulanya, kata Kristanto, tersangka adalah seorang pemakai sejak tiga tahun yang lalu. Kemudian akhirnya meningkat menjadi seorang pengedar. Lalu pada saat ditangkap, dari tangan tersangka polisi berhasil mengamankan barang bukti berupa 12 paket narkoba jenis sabu seberat 3,38 gram. 

"Adapun keuntungan yang didapat tersangka dari menjual setiap paket sabu tersebut sebesar Rp 200-300 ribu. Selama satu bulan tersangka bisa mendapatkan keuntungan mencapai Rp 1 juta. Dari keuntungan tersebut, hasilnya dipergunakan tersangka untuk bersenang-senang (membeli minuman keras)," papar Kristanto.

Kristanto juga mengatakan, pihaknya telah melakukan penyelidikan lebih lanjut, terkait para pembeli barang haram tersebut.

"Kami sudah mengantongi beberapa nama dan inisial dari keterangan tersangka. Ada yang berinisial A, BW, dan G, tiga orang ini menjadi konsumen tetap dan menjadi target pengejaran oleh Satresnarkoba Polres Magelang Kota saat ini," terang Kristanto.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan oleh Sat Res Narkoba Polres Magelang Kota terkait penangkapan tersebut, diantaranya 1 unit sepeda motor, 12 paket sabu seberat 3,38 gram, 1 handphone, 1 buah alat hisap (bong), dan uang tunai sebesar Rp 1,4 juta.

"Saat ini tersangka telah kami amankan di Polres Magelang Kota. Atas perbuatannya, tersangka akan di ganjar dengan Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 112 ayat (1) jo Pasal 132 ayat (1) dan atau Pasal 127 ayat (1), dengan pidana penjara paling singkat lima tahun dan paling lama 20 tahun. Serta denda paling sedikit Rp 1.000.000, dan paling banyak Rp 10 miliar," pungkas Kristanto.