Dokter Hewan Ingin Tekan Angka Kembang Biak dan Penularan Virus
Gaya Hidup

Dokter Hewan Ingin Tekan Angka Kembang Biak dan Penularan Virus

Magelang Tengah,(magelang.sorot.co)--Guna memperkenalkan sekaligus memberikan pembinaan kepada masyarakat mengenai pemeliharaan hewan, Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Kota Magelang memberikan subsidi pemeriksaan hewan kepada masyarakat, di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) Kota Magelang, Sabtu (14/04/2018).

"Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sosialisasi dan pemeriksaan kepada hewan peliharaan pada masyarakat," ujar salah satu dokter hewan Kota Magelang, dan koordinator PDHI Kota Magelang, Dokter Liem Jin Ho.

Disamping itu, lanjut dokter Liem, kegiatan ini juga bertujuan untuk membatasi perkembangbiakan hewan peliharaan pada masyarakat. 

"Menariknya, kegiatan pemeriksaan hewan ini juga disubsidi oleh PHDI Kota Magelang. Sehingga masyarakat mendapatkan diskon pemeriksaan hewan peliharaan sekitar 50 persen," ujar Dokter Liem.

Menurut Dokter Liem, keberadaan hewan peliharaan di dalam keluarga secara berlebihan dapat menimbulkan efek negatif. Disamping beban pemeliharaan yang sangat banyak, juga dapat menimbulkan penyakit yang ditularkan oleh hewan peliharaan itu sendiri.

"Maka dari itu, banyak kita jumpai hewan peliharaan yang tidak terawat yang akhirnya menjadi liar di jalanan. Untuk mengurangi perkembangbiakan hewan peliharaan tersebut, maka pada kesempatan kali ini kita juga akan melakukan operasi sterilisasi pada hewan peliharaan tersebut," tutur dokter Liem.

Sedangkan, Kepala Puskeswan Dinas Pertanian dan Pangan Kota Magelang, Tri, mengatakan bahwa, sampai saat ini sudah ada 56 pendaftar yang akan memeriksakan hewan peliharaannya.

"Diantaranya 36 hewan jenis anjing dan kucing yang akan dilakukan sterilisasi, dan juga 20 hewan jenis anjing dan kucing yang akan diberikan vaksin," jelas Tri.

Dari data yang dihimpun, untuk proses sterilisasi hewan dengan subsidi seharga antara lain, kucing jantan seharga Rp 150 ribu, kucing betina seharga Rp 300 ribu, anjing jantan seharga Rp 800 ribu, anjing betina seharga Rp 1,2 juta.

"Untuk harga tanpa subsidi bisa mencapai dua kali lipat, khusus untuk di wilayah Kota Magelang saja. Kalau di Yogyakarta atau di Semarang mungkin bisa jauh lebih mahal lagi," pungkas Tri.