PSIS Tekuk Laskar Joko Tingkir
Olahraga

PSIS Tekuk Laskar Joko Tingkir

Magelang Utara,(magelang.sorot.co)--Persela Lamongan harus bertekuk lutut dihadapan kesebelasan PSIS Semarang saat dipertandingan lanjutan ajang Liga 1, Stadion Moch Soebroto, Senin (7/5/2018) malam. Kesebelasan Laskar Joko Tingkir harus menelan kekalahan 3-1 menghadapi Laskar Mahesa Jenar kali ini.

Pertandingan kedua kesebelasan berlangsung cukup menghibur para penonton yang berada di atas Tribun. PSIS yang tampil menyerang dan menekan lawannya sejak awal tidak mampu mendapatkan hasil apapun. Peluang-peluang apikpun sempat didapatkan oleh kesebelasan Laskar Mahesa Jenar namun itu semua tidak dapat dimanfaatkan dengan baik. Hingga babak pertama usai tak ada satupun gol yang bersarang di gawang masing-masing kesebelasan.

Baru di babak kedua kesebelasan bermain cukup agresif hingga menghasilkan goal pada menit ke-62 pada kubu PSIS berkat sundulan Hari Nur Yulianto. Tak berselang lama akibat tekanan yang dilakukan oleh PSIS Semarang membuat gawang Persela Lamongan harus kebobolan kembali di menit 65 akibat goal bunuh diri yang dilakukan oleh Wallace Costa.

Tim asuhan Aji Santoso tersebut juga terus mencoba mengejar ketertinggalan poin tersebut. Kendati demikian justru gawang Persela Lamongan harus dikoyak kembali dengan tembakan Bayu Nugroho pada menit ke-84. Baru di menit ke-91 Persela Lamongan mendapatkan goal melalui sepakan Arnaud.

Pelatih Persela Lamongan Aji Santoso mengatakan bahwa baru kali ini pihaknya mengalami kekalahan di Liga 1. Kedati demikian dirinya beserta anak asuhannya telah berusaha dengan maksimal.

"Sebetulnya pertandingan seru ya karena kedua sangatlah imbang, namun gol pertama memang membuat doun anak-anak kami," ucapnya.

Selain itu dirinya juga mengaku kecewa dengan kebijakan wasit yang tidak memberikan perhatian ataupun perlindungan pada anak asuhannya yang cidera.

"Saya rasa kurang melindungi pemain, seperti yang terjadi pada penjaga gawang kami tapi di biarkan oleh wasit namun begitulah permainan sepakbola," ujarnya.

Sementara itu, Pelatih PSIS Semarang, Vincenzo Alberto Annese mengaku cukup puas dengan 3 poin yang diraihnya pada pertandingan kali ini, karena di dua pertandingan terakhir PSIS mengalami kekalahan berturut-turut sehingga banyak masyarakat yang mengucilkannya.

"Meski demikian kami tidak patah semangat dan selalu giat berlatih, dan terbukti pada sore ini kita berhasil mengambil poin dan dapat menaikan peringkat kita di liga ini," ungkapnya.