Radikalisme Muncul Karena Merasa Ketidakadilan
Peristiwa

Radikalisme Muncul Karena Merasa Ketidakadilan

Magelang Utara,(magelang.sorot.co)--Kumpulkan para pemuda, jajaran Polres Magelang Kota mensosialisasikan masalah radikalisme dan narkoba di rumah makan Daun Semilir, Jumat (11/05/2018). Acara yang dihadiri oleh perwakilan Organisasi Kepemudaan se Kota Magelang tersebut dikemas dengan suasana diskusi santai yang tidak terlalu formal.

"Radikalisme selama ini kebanyakan berkembang di kalangan mahasiswa, karena pada diri mahasiswa itu idealismenya masih tinggi, sehingga sangat mudah untuk dilakukan doktrinasi pada diri mereka," ungkap Kasat Intelkam Polres Magelang Kota, AKP Muh Yusuf.

Menurutnya, faktor yang menyebabkan seseorang menjadi radikal ialah karena mereka merasa tidak adil pada diri mereka, kecemburuan sosial yang tinggi, pemahaman ilmu agama yang hanya setengah-setengah. 

"Radikalisme tersebut perkembangannya senyap tapi mereka selalu mencari anggota, selalu berusaha merekrut calon-calon pengantin," ujarnya.

Selain itu yang tidak kalah penting ialah masalah peredaran narkoba yang terjadi di Indonesia utamanya di Kota Sejuta Bunga ini.

"Hampir 70 persen tahanan di Kota Magelang ini kasusnya adalah kasus narkoba, sempat saya tanya saat berkunjung ke sana rata-rata kasusnya adalah kasus narkoba," ungkapnya.

Menurutnya narkoba dan radikalisme merupakan masalah sosial yang memerlukan perhatian dan penanganan khusus.

"Mari kita bersama-sama mencegah kejahatan-kejahatan tersebut agar tidak berkembang di Kota Magelang," ajaknya.

Dirinya juga mengimbau kepada para pemuda dan masyarakat pada umumnya untuk dapat selalu bersinergi dan saling membantu dalam pencegahan maslah Narko dan Radikalisme di bumi pertiwi ini.

"Jika ada informasi tentang hal-hal yang mencurigakan ataupun indikasi-indikasi tindak kriminal apapun segeralah laporkan kepada kami dengan tujuan supaya segera kami lakukan tindakan sehingga Kota ini menjadi aman dan nyaman," imbaunya.