Warga Gelar Ritual Bojong Banyu Menjelang Bulan Ramadhan
Budaya

Warga Gelar Ritual Bojong Banyu Menjelang Bulan Ramadhan

Mertoyudan,(magelang.sorot.co)--Menjelang Ramadhan, warga di Dusun Dawung, Desa Banjarnegoro, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, memiliki cara tersendiri untuk melaksanakan tradisi unik yang sering disebut Bajong Banyu. Dimana tradisi ini bertujuan untuk mensucikan diri menyambut bulan puasa, Minggu (14/5/2018).

Tradisi Bojong Banyu sendiri telah berjalan selama lima tahun belakangan ini. Diawali dengan upacara yang diiringi dengan berbagai pertunjukan tradisional seperti topeng ireng dan jatilan, kemudian dilanjutkan dengan prosesi pengambilan air di sumber air Sendang Kedawung oleh warga dan para tokoh masyarakat.

Setelah prosesi tersebut, kemudian air tersebut diarak menuju ke tengah-tengah dusun. Sesepuh desa pun menuangkan air yang telah dianggap suci itu ke dalam sebuah gentong, dan menyiramkannya kepada masyarakat. Dan pada saat itulah terjadi perang air atau sering disebut Bajong Banyu.

Ketua Karangtaruna Dusun Dawung, Gepeng Nugroho, mengatakan, tradisi Bojong Banyu tersebut merupakan tradisi yang dilakukan setahun sekali menjelang bulan Ramadhan, yang bertujuan untuk mensucikan diri sebelum memasuki bulan Ramadhan.

"Tujuan utama dari tradisi ini adalah untuk membersihkan diri atau pengucian dari sebelum bulan Ramadhan" ujar Gepeng di sela-sela kegiatan Bojong Banyu, Dusun Dawung.

Menurut Gepeng, ada makna filosofis yang terkandung dalam tradisi Bajong Banyu ini, yakni pentingnya air Sendang Kedawung yang selama inj memberikan penghidupan bagi masyarakat di Dusun Dawung dan sekitarnya. 

Sumber air ini tidak pernah kering sama sekali meskipun pada musim kemarau sekalipun. Oleh karena itu, mata air ini harus tetap dijaga kelestariannya dan keberlangsungannya bagi kehidupan masyarakat desa setempat.

"Ritual ini juga untuk mengingatkan kita akan pentingnya sumber mata air tersebut, yang harus tetap dijaga karena sumber mata air ini memberikan penghidupan untuk nasyarakat" jelas Gepeng.

Sedangkan, salah seorang warga Dusun Dawung, Rendi, mengatakan, selain untuk padusan (mandi), tujuan dari Bajong Banyu ini untuk mempererat tali silaturahmi warga Dusun Dawung dan sekitarnya. Warga juga bisa berbaur dan membawa semangat kebersamaan melalui tradisi Bajonh Banyu ini.

"Yang paling penting adalah kita bersama-sama dengan senang ria menyambut datangnya bulan Suci Ramadhan" pungkas Rendi.