Aksi Nyalakan Seribu Lilin Bersepakat Tolak Terorisme
Peristiwa

Aksi Nyalakan Seribu Lilin Bersepakat Tolak Terorisme

Mungkid,(magelang.sorot.co)--Terkait tragedi aksi terorisme di Mako Brimop yang menewaskan 6 anggota Polri dan aksi pengeboman di sejumlah titik di Surabaya, seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Magelang berkumpul di tugu Soekarno Hatta, lebih tepatnya di pertigaan karet Kota Mungkid untuk melakukan aksi penolakan terhadap tindak terorisme.

Aksi tersebut diinisiasi oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Magelang, yang bertujuan untuk menyuarakan atas penolakan aksi atau tindak radikalisme dan terorisme di bumi Indonesia.

"Ini merupakan bentuk aksi keprihatinan, kemanusiaan, sosial, sekaligus kita ingin menentang aksi teror-teror yang sekarang ini baru terjadi di Surabaya. Kita berharap aksi terorisme tersebut tidak akan terulang, dan tragedi Surabaya ini merupakan yang terakhir" terang Ketua PWI Kabupaten Magelang, Bagyo Harsono, di sela melakukan aksi penolakan terhadap terorisme di kawasan Tugu Soekarno Hatta Kota Mungkid, Selasa (15/5/2018).

Yang terlibat dalam aksi 1000 cahaya ini, lanjut Bagyo, terdiri dari berbagai komunitas, organisasi, dan mahasiswa, antara lain KNPI, FKUB, jamaah kopdariah, pegiat seni, Genpi, Bawaslu dan Pesona Kabupaten Magelang. 

"Kegiatan pada malam hari ini kita akan melakukan doa bersama bagi para anggota Polri yang telah gugur, kemudian ada aksi treatrikal dari jamaah kopdariah, kemudian beberapa orasi dari organisasi, dan akan ditutup dengan aksi penyalaan seribu lilin untuk menolak aksi terorisme" jelas Bagyo.

Pada kesempatan yang sama, Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, mengajak masyarakat untuk tidak takut bersama Polri melawan teroris. 

"Teroris adalah musuh kita bersama yang harus kita perangi. Tidak hanya TNI dan Polri saja yang menjadi target mereka, tetapi juga kepada masyarakat. Artinya teroris ini adalah musuh kita bersama, oleh karenanya kita harus bersatu bergerak bersama-sama untuk memberantas teroris hingga tuntas" tegas Hari.