Kasus Investasi Bodong, Suami Pemilik Koperasi Ternyata Anggota TNI
Peristiwa

Kasus Investasi Bodong, Suami Pemilik Koperasi Ternyata Anggota TNI

Magelang Tengah,(magelang.sorot.co)--Masalah penipuan investasi bodong yang terjadi pada beberapa nasabah koperasi Mari Menabung dikabarkan akan dilakukan mediasi di Batalyon Artileri Medan 11/Guntur Geni Yudha disingkat Yon Armed 11/Guntur Geni, Senin (11/06/2018). Hal itu dilakukan lantaran suami dari pemilik koperasi Mari Menabung yang berkantor di Kampung Kiringan RT 01/02 Tidar Utara tersebut diduga adalah anggota TNI.

"Katanya hari Senin nanti mau ada pertemuan di Armed, infonya suaminya kan anggota Armed, mungkin suaminya yang mau tanggung jawab," ungkap Kasat Reskrim Polres Magelang Kota, AKP Rinto Sutopo kepada sorot.co.

Dirinya mengaku masih belum mendapatkan laporan resmi dari korban terkait penipuan yang dilakukan oleh Novita Ardhiati, pemilik kantor Mari Menabung.

"Belum ada laporan. Mungkin pertimbangan nasabah untuk melakukan pertemuan terlebih dahulu," jelasnya.

Sementara itu, Mimin (35) warga Santan RT 01/04 Wonokromo Sumberejo, Kecamatan Mertoyudan yang juga merupakan korban invetasi bodong mengaku masalah tersebut sempat dilaporkan kepada pihak kepolisian. Akan tetapi laporan tersebut belum dapat ditindaklanjuti polisi dikarenakan bukti buku tabungan dan perjanjian tidak dilampirkan.

"Ya bagaimana mau melampirkan, buku tabungan dan sebagainya diminta oleh Novita beberapa waktu yang lalu, dengan alasan untuk persiapan pencairan," ucap Mimin.

Sebagaimana diketahui banyak korban akibat investasi bodong terancam tidak dapat mencairkan tabungannya. Bahkan mereka juga terancam gagal memenuhi kebutuhan Hari Raya Idul Fitri akibat uang tabungannya tidak dapat dicairkan.

"Saya sudah menabung selama tiga tahun sebesar Rp 16 juta. Dan rencananya juga mau saya gunakan untuk persiapan Lebaran," ungkap Waginem (58), salah satu korban sekaligus tetangga Novita.