Buat dan Racik Alat Peledak, Dua Orang Dibekuk Petugas
Hukum & Kriminal

Buat dan Racik Alat Peledak, Dua Orang Dibekuk Petugas

Salaman,(magelang.sorot.co)--Jajaran Polres Magelang berhasil membekuk dua pelaku pembuat dan peracik alat peledak jenis petasan. Keduanya SJ (41) warga Desa Purwodadi, Kecamatan Tegalrejo, Magelang dan MTQ (43) warga Desa Kranjan, Kecamatan Kaliangkrik, Magelang.

Kapolres Magelang, AKBP Hari Purnomo, dalam rilisnya, mengatakan, ada dua kasus yang berhasil diungkap oleh jajaran Polres Magelang, Yang pertama adalah pelaku SJ, yang memproduksi bahan pembuat petasan di rumahnya. Sedangkan MTQ adalah pelaku produksi bahan baku pembuat mercon.

"Dari tangan SJ, petugas berhasil menyita obat pembuat mercon sebanyak 75 Kg dan obat yang sudah siap untuk diproduksi menjadi petasan sebanyak 4 Kg" terang Hari saat merilis kasus dan pemusnahan barang bukti obat pembuat petasan di Lapangan Tembak, Plempungan, Salaman, Senin (11/6/2018).

Sedangkan kasus kedua, lanjut Hari, yakni pelaku berinisial MTQ, juga telah diamankan karena memproduksi dan meracik bahan baku petasan, serta membuat petasan itu sendiri. 

"Dari tangan pelaku, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa obat petasan sebanyak 5,5 Kg dan petasan yang sudah jadi berbentuk rentengan sebanyak 4 renteng, atau sebanyak 200 butir petasan" jelas Hari.

Hari mengatakan bahwa, kedua pelaku tersebut masih dalam skala perorangan atau home industri dalam meracik atau membuat petasan. Sedangkan bahan baku sendiri mereka peroleh dari Semarang berupa potasium dan belerang, yang kemudian obat ataupun petasannya yang sudah jadi dijual di wilayah Kabupaten Magelang dan Kota Magelang.

Atas perbuatannya tersebut, kedua pelaku akan dijerat dengan Pasal 1 Ayat 1 UU Darurat RI Nomor 12 Tahun 1951, karena memproduksi, memiliki, dan menjual bahan peledak dalam skala besar dengan ancaman hukuman mati dan penjara seumur hidup, atau penjara sementara setinggi-tingginya 20 tahun.

Sedangkan dalam kesempatan yang sama, seluruh barang bukti berupa puluhan Kg obat petasan dan petasan itu sendiri dimusnahkan di lokasi Lapangan Tembak, Plempungan, Kecamatan Salaman, Magelang, oleh tim Gegana Polda Jawa Tengah.