Pihak TNI Bantah Ada Pertemuan Kasus Koperasi Bodong
Peristiwa

Pihak TNI Bantah Ada Pertemuan Kasus Koperasi Bodong

Magelang Utara,(magelang.sorot.co)--Pihak Batalyon Artileri Medan 11/Guntur Geni Yudha disingkat Yon Armed 11/Guntur Geni menampik adanya pertemuan nasabah investasi bodong di markasnya pada Senin (11/6/2018). Yon Armed 11/Guntur menegaskan informasi itu tidak benar.

"Tidak ada pertemuan apapun yang dilakukan di markas kami pada hari ini," ungkap Pasi Intel Yon Armed 11/Guntur Geni, Lettu Imam Ari, Senin kemarin.

Sebagaimana diketahui masalah penipuan yang merugikan puluhan nasabah dengan kedok koperasi tersebut beberapa hari ini cukup meresahkan para nasabah. Pemilik Koperasi Mari Menabung, Novita Ardhiati yang dikabarkan menghilang bersama buku tabungan nasabah. Menghilangnya pelaku membuat para nasabah mencoba mencari jalan keluar, salah satunya dengan mencari informasi melalui suami Novita yang merupakan personel TNI. Kemudian munculah informasi bila ada pertemuan dengan nasabah di Mako Yon Armed 11/Guntur Geni, tempat suami Novita bertugas. 

Sementara itu, Purnomo, salah satu korban sekaligus tetangga Novita Ardhiati di Kampung Kiringan RT 01/2 Tidar tersebut juga mengaku tidak mendengar adanya pertemuan nasabah.

"Saya tidak mendengar dan tidak tau apakah hari ini ada pertemuan atau tidak. Karena saya sudah tidak mau ambil pusing masalah ini," katanya Senin kemarin.

Pria yang kesehariannya berjualan bensin tersebut mengaku telah menabung di Koperasi Mari Menabung tersebut sebesar Rp 1,8 juta.

"Saya menabungnya setiap harinya Rp 10 ribu hingga saya mencapai Rp 1,8 juta tersebut," paparnya.

Dirinya juga mengaku sudah putus asa jika menagih kepada yang bersangkutan. Dia juga enggan untuk mengurusi masalah tersebut.

"Lebih baik saya berjualan mas dari pada memikirkan hal-hal semacam itu. Lebih baik saya lupakan biar hati tenang dan tidak menimbulkan penyakit," imbuhnya.