Tipu Seorang Wartawati, Oknum TNI Dilaporkan ke Polisi Militer
Peristiwa

Tipu Seorang Wartawati, Oknum TNI Dilaporkan ke Polisi Militer

Magelang Tengah,(magelang.sorot.co)--Tipu seorang wartawati, oknum TNI AD yang bertugas di salah satu kesatuan yang ada di Magelang dilaporkan ke Polisi Militer (POM) Magelang beberapa waktu yang lalu. Oknum TNI yang diketahui bernama Serka Yudha Wahyu Windarto (35) tersebut diduga melakukan penipuan terhadap NN yang merupakan wartawati dengan modus janji akan dinikahi.

Asnimar yang merupakan ibu kandung dari NN mengungkapkan, putrinya berhubungan dengan Yudha sejak awal tahun 2017. Saat itu Yudha meminta bantuan keluarga NN terkait penyelesaian masalah keluarga Yudha.

"Dia meminta bantuan anak saya untuk menyelesaikan masalah kakaknya waktu itu. Dan anak sayapun memberikan bantuan dengan cuma-cuma," ungkapnya usai diperiksa sebagai saksi di Sub Denpom Magelang IV/2/1, Senin (9/7/2018) sore.

Menurutnya, saat perkenalan awal Yudha pun mengaku belum berkeluarga. Hubungan keduanya juga disambut gembira oleh kedua keluarga, hingga akhirnya Yudha mulai berani meminjam uang untuk menebus sertifikat rumah orangtuanya yang ia gadaikan.

"Mulai dari situ ia selalu meminjam uang kepada anak saya dan selalu dikasih," ujarnya.

Namun seiring berjalannya waktu, kebusukan Yudha yang selama ini ditutup-tutupi bahwa dia telah berkeluarga terbongkar setelah ditemukannya sebuah foto anak kecil oleh NN yang disimpan oleh Yudha. Keluarga NN pun mengaku kecewa terhadap apa yang dilakukan oleh Yudha kepada NN dan melakukan jalur hukum untuk menyelesaikan masalah tersebut.

"Orang tua mana sih yang tidak kecewa jika anaknya ditipu dan dibohongi," ucapnya dengan nada kesal.

Dirinya pun berharap pelaku diproses secara hukum sehingga dapat menimbulkan efek jera terhadap pelaku.

"Saya minta dia dikasih pelajaran, tidak semua wanita mau dibeginikann. Urusan dicopot atau tidak itu adalah urusan instansinya," ucapnya.

Asnimar juga mengaku selama pemeriksaan dirinya diberikan 20 pertanyaan yang ia jawab dengan apa adanya.

"Ada 20 pertanyaan yang diajukan kepada saya dan saya jawab apa adanya juga tidak ada yang saya tutup-tutupi," jelasnya 

Masalah penipuan tersebut pun menimbulkan kerugian kurang lebih sekitar Rp 90 juta yang dialami oleh NN.