Oknum TNI yang Terlibat Kasus Penipuan Bakal Diproses
Peristiwa

Oknum TNI yang Terlibat Kasus Penipuan Bakal Diproses

Magelang Tengah,(magelang.sorot.co)--Oknum TNI yang terlibat dalam kasus penipuan terhadap seorang wartawati asal Salatiga berinisial NN akan segera diproses. Oknum TNI yang bernama Serka Yudha Wahyu Windarto (35) yang diketahui bertugas menjadi Babinsa Koranmil Tempuran 22 Kodim 0705/Magelang tersebut yang sebelumnya sedang menjalani pendidikan di Rindam lV Diponegoro sudah ditarik kembali ke kesatuan Kodim 0705/Magelang.

Komandan Kodim 0705/Magelang, Letkol Arm Kukuh Dwi Antono menyampaikan bahwa proses penanganan kasus oknum anggota TNI tersebut pun masih terus berlanjut.

"Saya telah memproses anggota saya termasuk kami juga proses hukum secara disiplin. Yang bersangkutan juga kami tarik dari status siswanya, sebagai siswa Baintel," ungkap Kukuh, Selasa (10/07/2018).

Kendati demikian Yudha Wahyu Windarto saat ini masih berstatus aktif sebagai anggota TNI namun sudah ditarik dan dikembalikan ke kesatuannya, yaitu Kodim 0705/Magelang. Sedangkan terkait sanksi yang akan diberikan kepada anggotanya, Dandim mengaku akan menilai sejauh mana pelanggaran yang dilakukan oleh anggotanya tersebut.

"Akan dilihat sebesar apa permasalahannya, setingkat apa kesalahannya. Apabila menyangkut asusila, mungkin akan lebih berat sanksinya," tuturnya.

Namun sejauh ini pihaknya mengaku masih belum ditemukan sebuah tindakan asusila yang dilakukan oleh anggotanya tersebut.

"Sepanjang yang kami telusuri, untuk sementara tidak ada asusila, hanya beberapa penipuan saja, mungkin tingkat sanksinya lebih rendah. Tetapi apabila ada permasalahan asusila, maka tingkat hukuman disiplinnya akan lebih tinggi," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga mengaku telah berinisiatif untuk melakukan mediasi dengan pihak NN di Salatiga bersama Yudha dan keluarganya beberapa waktu lalu, namun pertemuan itu tidak membuahkan hasil.

"Pihak NN dan keluarganya tidak mau menemui kami, yang menemui hanya pihak pengacara dari NN saja. Meski sudah kami tunggu sampai malam tetap tidak mau menemui kami," paparnya.