Tujuh Desa Alami Kesulitan Air Bersih
Sosial

Tujuh Desa Alami Kesulitan Air Bersih

Borobudur,(magelang.sorot.co)--Terdapat 7 desa di Kabupaten Magelang yang mengalami krisis air bersih akibat kekeringan di musim kemarau tahun ini. Ketujuh desa tersebut tersebar di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Borobudur, Salaman, dan Dukun.

Terkait hal ini, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang tengah berupaya melakukan pendistribusian air bersih di beberapa wilayah yang terdampak kekeringan.

"Kami telah melakukan dropping air bersih kepada tiga kecamatan yang terdampak kekeringan, yaitu kecamatan Borobudur, Salaman, dan Dukun. Karena di tiga kecamatan tersebut mengalami kekeringan di musim kemarau ini" terang, Kepala BPBD Kabupaten Magelang, Edi Susanto, Selasa (07/08/2018).

Dari tiga kecamatan, lanjut Edi, terdapat tujuh desa yang terdampak kekeringan, diantaranya Desa Kembanglimus, Ringinputih, Kenalan, dan Candirejo yang berada di Kecamatan Borobudur. Sedangkan Desa Margoyoso terdapat di Kecamatan Salaman, dan desa sisanya terdapat di Kecamatan Dukun. 

Distribusi air bersih ke wilayah-wilayah terdampak kekeringan terlah dilakukan. Hingga akhir bulan Juli 2018, BPBD telah mendistribusikan air bersih sebanyak 84 tangki, atau kurang lebih sebanyak 420.000 liter air bersih.

"Jumlah tersebut untuk mencukupi kebutuhan air 3.793 KK atau 15.120 jiwa di tujuh desa yang tersebar di tiga kecamatan tersebut" kata Edi.

Perlu diketahui, distribusi air ini dilakukan setiap dua hari sekali di masing-masing wilayah yang terdampak kekeringan. Namun, setiap hari truk tangki selalu beroperasi untuk mendistribusikan air ke daerah yang mengalami kekeringan secara bergiliran.

"Kami menerima permintaan air bersih dari masyarakat melalui pemerintah desa setempat di beberapa wilayah Kabupaten Magelang yang mengalami krisis. Hari Senin kemarin (6/8/2018), kami sudah memberikan bantuan di enam dusun, diantaranya Dusun Kiyudan, dan Sriyasan, Desa Wringinputih, Kecamatan Borobudur, masing-masing sebanyak 5000 liter" pungkas Edi.