Gunakan Swadaya Masyarakat, Festival Lima Gunung Bakal Digelar Meriah
Komunitas

Gunakan Swadaya Masyarakat, Festival Lima Gunung Bakal Digelar Meriah

Bandongan,(magelang.sorot.co)--Tak lama lagi masyarakat di Kabupaten Magelang, khususnya di Dusun Wonolelo, Desa Bandongan, Kecamatan Bandongan, Magelang, akan menggelar sebuah festival yang bisa dibilang bertaraf internasional.

Festival tersebut sering disebut dengan Festival Lima Gunung (FLG). Dimana festival tersebut akan menyuguhkan berbagai pentas kesenian dari berbagai daerah yang ada di wilayah Kabupaten Magelang.

Kali ini, tuan rumah Festival Lima Gunung XVll, jatuh di Dusun Wonolelo, Desa Bandongan, Magelang, yang akan mengangkat tema Masih Goblok Bareng, yang akan dihadiri oleh tokoh-tokoh seniman, dan budayawan, serta para penikmat kesenian dari mancanegara.

"Festival Lima Gunung XVll ini akan diselenggarakan pada tanggal 10-12 Agustus 2018. Menariknya, dari dulu setiap festival ini digelar, tidak pernah ada sumbangan dana dari manapun. Semuanya berasal dari swadaya masyarakat. Bahkan dari mulai pembuatan panggung dan konsumsi sendiri, semuanya juga berasal dari masyarakat meskipun bakal banyak tamu penting yang akan hadir" ujar Ketua Panitia Festival Lima Gunung XVll, Ipang, saat di konfirmasi, Rabu (8/8/2018).

Saat ini, lanjut Ipang, persiapan warga sudah mencapai 85 persen, dimana pembangunan panggung Festival Lima Gunung XVll juga sudah hampir rampung, berdiri diatas tanah seluas 16 x 12 meter. 

"Kami menyiapkan dua panggung pertunjukan, masing-masing berada di tengah permukiman warga dan persawahan di tepi dusun. Kami dirikan panggung tersebut dengan bergotong royong, dengan menggunakan bambu, kelaras dan jerami" terang Ipang.

Ipang mengaku, bahwa persiapan FLG sendiri sudah dipersiapkan oleh warga setempat sejak mulai bulan puasa lalu. Mulai mendirikan panggung dan menghias panggung, serta memasang penjor.

"Kami juga sedang mempersiapkan tempat kantong-kantong parkir, bahkan rumah-rumah warga untuk menginap bagi para tamu dari luar kota dan luar negeri. Harapan kami, bahwa melalui dengan digelarnya FGL ini nantinya juga dapat meningkatkan ekonomi bagi masyarakat sekitar" terangnya.

Terkait dengan temanya yang cukup nyeleneh, yakni 'Masih Goblok Bareng', Ipang menjelaskan bahwa ada makna tersendiri yang terkandung di dalamnya.

"Yakni mengenai tentang pentingnya kesadaran dan sikap rendah hati dalam mensikapi perkembangan berbagai aspek kehidupan sehari-hari, serta melahirkan nilai-nilai arif dan bijaksana, atau dalam bahsa jawa 'Ora Golek Menange Dewe' (tidak mencari menangnya sendiri)" jelas Ipang.

Perlu diketahui bahwa, dalam FLG kali ini nantinya akan mementaskan kurang lebih 40 kesenian dari berbagai daerah, beberapa diantaranya adalah pentas kesenian topeng ireng, kuda lumping, jatilan, kubrosiswo, dan sejumlah pameran kesenian.