Data Pemilih Ganda Capai Angka Sembilan Ribu
Politik

Data Pemilih Ganda Capai Angka Sembilan Ribu

Mungkid,(magelang.sorot.co)--Bawaslu Kabupaten Magelang tengah menyisir data ganda pada Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Hal tersebut untuk menindaklajuti instruksi dari Bawaslu RI terkait dengan temuan peserta pemilu.

Dari pengawasan yang telah dilakukan oleh pihak Bawaslu Kabupaten Magelang, terdapat kurang lebih 9000 data yang terindikasi ganda. engan batas waktu hingga 12 September 2018.

"Terkait hal tersebut, Bawaslu Kabupaten Magelang telah menginstruksikan Panwascam untuk menyisir data ganda di kecamatan masing-masing. Hasil penyisiran tersebut kemudian divalidasi oleh seluruh panwasdes ke lapangan. Kebijakan tersebut untuk memastikan validitas dan kualitas DPT Pemilu 2019. Tugas Bawaslu adalah menegakkan keadilan Pemilu dan menjaga hak pilih rakyat," ujar Ketua Bawaslu Kabupaten Magelang, Habib Sholeh, Sabtu (8/9/2018).

Habib juga memerintahkan untuk memastikan DPT valid agar nantinya tidak menjadi persoalan di kemudian hari. Pencermatan sementara sebanyak 9000 yang dilakukan oleh Bawaskab. Secara teknis hasil pencermatan waskab diturunkan ke Bawascam untuk disisir dan dicermati. 

"Bawaslu ingin memastikan setiap Warga Negara (WN) yang memiliki hak pilih masuk DPT. Setiap WN hanya boleh terdata sekali, tidak boleh ada kegandaan. Temuan kegandaan akan langsung direkom ke KPU dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan selanjutnya dilaporkan ke Bawaslu Jawa Tengah dan Bawaslu RI," terang Habib.

Dari data yang telah dihimpun, terdapat data ganda di Kecamatan Mertoyudan sebanyak 1.737, adapun di Desa Kalinegoro, Mertoyudan terdapat 199 dan langsung dicermati hingga divalidasi.

"Data ganda yang ditemukan seputar warga yang memisah Kartu Keluarga (KK) namun masih tercantum di KK yang lama, dan ada juga nama yang hurufnya berbeda antara KTP dan KK tetapi orangnya tetap sama," terang salah satu anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Kalinegor, Mertoyudan, Divisi Mutarlih, Kurnianto.