Soal Pengosongan Kios, Pedagang Datangi Kantor BPKAD
Peristiwa

Soal Pengosongan Kios, Pedagang Datangi Kantor BPKAD

Magelang Selatan,(magelang.sorot.co)--Terancam digusur oleh Pemerintah Kota Magelang, para pengguna kios komplek Rejosari yang berada di Terminal Lama Kota Magelang mendatangi Kantor Badan Pengelolaan Keuangan dan  Aset Daerah (BPKAD), Senin (10/9/2018). Para pengguna kios yang tergabung dalam Paguyuban Nyawiji tersebut melakukan audiensi dan meminta tempat relokasi atas rencana Pemkot dalam penataan Kawasan Gunung Tidar yang mengharuskan membongkar 17 kios Rejosari.

Ketua Paguyuban Nyawiji, Eka Budi Santosa menyampaikan bahwa audiensi kali ini merupakan bagian upaya untuk menindaklanjuti adanya surat pemberitahuan untuk pengosongan kios yang ditempatinya bersama rekan-rekannya.

"Beberapa waktu yang lalu kami menerima surat dari BPKAD untuk mengosongkan kios kami. Maka dari itu kami datang kesini dalam rangka membicarakan tindak lanjut surat tersebut," ucapnya usai audiensi.

Budi juga menyampaikan bahwa pihaknya tidak berkeberatan untuk mengosongkan kios tersebut sebab masa kontrak telah habis. Kendati demikian pihaknya berharap mendapatkan tempat relokasi yang layak untuknya. 

"Namun sebelum kita mengosongkan kios, kami berharap mendapatkan tempat relokasi untuk kami berjualan. Sehingga kami ini tidak terlantar, karena kami butuh makan, pegawai-pegawai kami juga butuh makan," jelasnya.

Selain itu dirinya juga memberikan usul agar pihaknya dapat dipindahkan tidak jauh dari tempat dirinya berjualan awal.

"Di depan kios kami yakni, di Blok F itu kan masih banyak kios yang kosong dan sudah lama tidak digunakan, alangkah baiknya kami dipindahkan disitu. Lagipula itu juga aset milik Pemkot, dan masih satu komplek dengan tempat kami jualan sekarang," tuturnya.

Menanggapi permintaan para pengguna kios komplek Rejosari tersebut Kepala BPKAD Kota Magelang, Larsito yang menerima anggota Paguyuban Nyawiji dengan didampingi Kepala Satpol-PP Kota Magelang Singgih Indri Pranggana, Kepala Bapeda Joko Parno dan Asisten 1 Sekda Kota Magelang, Mujirohman mengaku akan menampung aspirasi para pengguna kios.

"Aspirasi mereka akan kami tampung dan kami sampaikan kepada pimpinan," ucap Larsito.

Larsito juga menyampaikan jika nantinya terminal lama itu nantinya akan diperluas guna tempat parkir para wisatawan Gunung Tidar, serta akan dibangun IKM Center.

"Nah nantinya IKM Center ini akan kami prioritaskan kepada mereka para pengguna kios lama yang menempatinya," jelasnya.