Belum Lama Dibangun, Trotoar Kapten Suparman Kembali Dibongkar
Peristiwa

Belum Lama Dibangun, Trotoar Kapten Suparman Kembali Dibongkar

Magelang Utara,(magelang.sorot.co)--Sempat mengalami kerusakan, kini trotoar yang berada di area jalan Kapten Suparman kembali di bongkar dan dibenahi lagi oleh pemerintah Kota Magelang. Sebagaimana diketahui pembangunan trotoar kanan dan kiri serta pelebaran jalan itu sendiri baru saja dilakukan pada tahun 2017 lalu, namun demikian trotoar sebelah selatan harus dibongkar lagi karena mengalami kerusakan.

Para pejalan kaki pun mengaku kecewa dengan adanya pembongkaran itu yang dan menganggap pemerintah tidak maksimal dalam merencanakan pembangunan.

"Tentu saja kecewa mas, karena belum ada setahun di bangun kok di bongkar lagi," ungkap Tata, salah satu pejalan kaki yang seringkali melalui trotoar itu, Senin (8/10/2018).

Wanita yang kuliah di Universitas Tidar itu pun mengaku harus memutar jalan selama trotoar itu dibenahi. Dirinya juga mengaku menjumpai beberapa titik trotoar yang rusak sebelum dibenahi ulang oleh pemerintah. 

"Memang sempat saya lihat beberapa lantai ada yang pecah dan anjlok ke bawah, selain itu lantainya juga licin ketika habis hujan," ujarnya.

Dirinya juga mengaku kecewa dengan kondisi trotoar yang justru merugikan pejalan kaki karena kondisinya yang di desain tidak datar.

"Sebetulnya saya sebagai pejalan kaki tidak enak kalau lewat situ, karena jalannya naik turun, saya rasa itu justru menyusahkan pejalan kaki," ucapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Siti Mahmudah. Dia mengaku kecewa dengan pembenahan ulang trotoar tersebut. Bahkan dirinya juga menilai jika pemerintah tidak serius dalam merencanakan pembangunannya.

"Saya rasa Pemerintah tidak serius dalam perencanaannya, karena belum ada satu tahun kok sudah rusak dan harus dibongkar lagi ini menandakan bahwa pemerintah tidak serius," ucapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Magelang, Yonas Nusantrawan Bolla juga membenarkan jika pembangunan trotoar dan jalan Kapten Suparman yang menelan anggaran sebesar Rp 3.3 miliar itu kembali dibongkar karena dilakukan perbaikan.

"Saat ini memang kami lakukan perbaikan, karena beberapa titik ada yang ambles dan kami minta pemborong untuk kembali memperbaikinya," jelasnya.