Sepi APK, Panwas Sebut Peserta Pemilu Masih Hati-hati
Politik

Sepi APK, Panwas Sebut Peserta Pemilu Masih Hati-hati

Magelang Tengah,(magelang.sorot.co)--Meski waktu kampanye pemilihan umum (Pemilu) 2019 telah dimulai sejak 23 September 2018, namun berbagai upaya kampanye di wilayah Kota Magelang masih terbilang sepi. Alat peraga kampanye yang biasanya menjadi salah satu sarana efektif bagi para calon untuk mencitrakan diri masih saja sepi dan belum banyak terpasang di setiap titik.

Hal tersebut dirasa merupakan imbas dari ketatnya peraturan dalam kampanye sehingga peserta pemilu, dalam hal ini tim kampanye dan partai politik (parpol) memilih untuk berhati-hati.

"Sebenarnya setelah masa tahapan kampanye dimulai, APK boleh saja dipasang. Tapi peserta pemilu lebih memilih untuk mengetahui undang-undang dan aturan dulu sebelum memasang APK," ungkap Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Magelang, Endang Sri Rahayu, Rabu (10/10/2018).

Bahkan, pihaknya seringkali didatangi oleh para peserta pemilu untuk sekadar berkonsultasi terkait peraturan tentang pemasangan APK.

"Mereka lebih memilih menunda (pemasangan APK) ketimbang memasang tapi tidak sesuai aturan, sehingga berpontesi untuk dicopot. Mereka kemungkinan memikirkan untung  dan ruginya, sehingga ingin taat aturan saja," jelasnya.

Selain para peserta pemilu yang belum banyak memasang atribut kampanye, Komisi Pemilihan Umum (KPU) juga masih belum membuat desain resmi sebab KPU juga memiliki kewajiban untuk menyosialisasikan semua peserta pemilu lewat APK. Sementara itu, wilayah Kota Magelang, menurutnya hanya menyediakan lima titik APK khusus baliho yang hanya dipergunakan untuk peserta pemilu saja. Sedangkan calon legislatif (caleg) tidak boleh memasang secara pribadi baliho tersebut.

"Caleg boleh memasang sendiri asalkan ada koordinasi dengan peserta pemilu dalam hal ini parpol. Ada batasan untuk APK seperti umbul-umbul dan spanduk, masing-masing kelurahan lima buah untuk tiap peserta. Jadi, kewenangannya ada di tangan parpol, yang mau dipasang misal caleg nomor berapa di kelurahan ini," jelasnya.