Ini Pengakuan Kedua Pelaku Pencurian di Kios Handphone
Hukum & Kriminal

Ini Pengakuan Kedua Pelaku Pencurian di Kios Handphone

Mungkid,(magelang.sorot.co)--Terkait kasus pencurian di sebuah kios handphone 'Lestari Cell' , milik Mufid Maryoto, warga Dusun Butuh, Desa Temanggung, Kecamatan Kaliangkrik, Magelang, di Pasar Gatuan, Desa Sutopati, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang, pada Selasa (2/10/2018) sekitar pukul 08.00 WIB. Kedua pelaku berinisial MN (21) dan AN (19), warga Desa Pulosaren, Kecamatan Kepil, Kabupaten Wonosobo, tersebut mengaku bisa terungkap karena kecerobohannya memosting jam tangan milik korbannya.

"Saya tidak sengaja memosting jam tangan milik korban. Pada waktu itu, saya mengenakan jam tangan milik korban sambil foto dan memostingnya pada sosial media," ujar salah satu pelaku AN, saat ditanyai awak media, Kamis (11/10/2018).

AN pun mengaku tertarik dengan ajakan rekannya MN untuk mencuri di kios handphone, karena pada saat itu yang bersangkutan sedang tidak memiliki uang. 

"Saya tertarik, karena saat itu saya sedang tidak punya uang," kata AN.

Sedangkan tersangka MN mengaku, pada saat itu hanya ingin memiliki salah satu HP saja dari Kios tersebut. Kendati Demikan, kedua pelaku tersebut malah menggasak seluruh isi Kios itu.

"Tadinya saya hanya ingin memiliki salah satu HP saja yang ada di Kios tersebut. Kemudian saya mengajak teman saya ini untuk mencuri HP di kios itu," kata MN.

Sedangkan Kabag Ops Polres Magelang, Kompol Ngadisa, dalam keterangannya mengatakan bahwa, kedua pelaku tersebut membobol bagian atap kios dengan menggunakan sebuah obeng. Setelah berhasil masuk, mereka langsung menggasak seluruh HP yang ada di kios tersebut termasuk jam tangan milik korban dan membawanya ke kos-kosan yang berada di daerah Wonosobo.

"Terungkapnya kasus pencurian ini bermula pada saat salah satu pelaku malah mengenakan jam tangan milik korban dan memostingnya di media sosial. Kebetulan korban mengenali jam tangannya tersebut dan melaporkannya kepada pihak kepolisian Polsek Kajoran," ujar Kompol Ngadisa.

Dari data yang telah dihimpun, kedua pelaku tersebut berhasil menggasak sebanyak kurang lebih 30 unit HP di Kios tersebut, dengan nilai yang ditaksir mencapaih Rp 25 juta.

"Menurut pengakuan kedua pelaku, mereka baru satu kali melakukan tindak pencurian tersebut, untuk memenuhi kebutuhan ekonomi keluarganya," jelas Ngadisa.

Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti curiannya telah diamankan di Polres Magelang, guna penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya, kedua pelaku akan diganjar dengan Pasal 363 KUHP dengan hukuman 7 tahun penjara.