Rencana Pengeprasan Lahan Gunung Tidar untuk Lahan Parkir Tuai Kritik
Wisata

Rencana Pengeprasan Lahan Gunung Tidar untuk Lahan Parkir Tuai Kritik

Magelang Selatan,(magelang.sorot.co)--Rencana perluasan kawasan parkir dan kios UMKM  di area Gunung Tidar menuai kritikan dari anggota DPRD Kota Magelang. Sebab untuk melakukan perluasan tersebut pemerintah harus melakukan pengeprasan Gunung Tidar yang menjadi salah satu ikon Kota Magelang.

Anggota Komisi C DPRD Kota Magelang, Muh Haryadi menilai jika pengeprasan lahan tersebut dilakukan justru dianggap akan menghilangkan nilai sejarah dan budaya Kota Magelang.

"Dulu bentuk kawasan Gunung Tidar secara keseluruhan adalah elips atau bulat telur. Tapi kemudian karena ada pembangunan Komplek Pertokoan Rejomulyo, bentuk telur tadi pada sisi timur laut terkepras. Lha sekarang kok malah mau dikepras lagi.  Ini jelas ahistoris dan tidak berbudaya," ungkapnya, Selasa (6/11/2018).

Dia menganggap kebutuhan parkir dan kios di kawasan Gunung Tidar itu belum menjadi hal yang krusial. Dia menganggap lebih penting jika lahan Gunung Tidar tetap dipertahankan seperti ini demi sejarah dan budaya.

"Jika memang mau menata parkir, ya jangan mengepras lahan, cari lahan lain. Apalagi secara lingkungan, banyak pohon besar yang berfungsi sebagai paru-paru kota dan penahan longsor," jelasnya.

Pria yang merupakan salah satu tokoh masyarakat Kampung Trunan itupun menyampaikan jika mendiang Sinuhun Sultan HB IX saat berkunjung ke Magelang sempat berpesan agar Gunung Tidar itu tidak dikepras.

"Sinuhun berpesan kepada mendiang bapak saya, Darmo Wikarto yang merupakan Bayan Trunan saat itu.  Bahwa lahan Gunung Tidar tidak boleh diowah-owah.  Karena posisi Gunung Tidar merupakan Pakuning Tanah Jawa. Ini bukan bermaksud musyrik lho," ungkapnya.

Komisi C DPRD Kota Magelang sendiri telah melayangkan sikap keberatan terhadap kebijakan Pemkot tentang rencana perluasan lahan parkir wisata Gunung Tidar pada tahun 2019 mendatang dengan mengepras gunung tidar itu justru akan menimbulkan konsekuensi kerugian bagi Kota Magelang.

"Kami minta pemkot mengevaluasi rencana ini (perluasan area parkir). Jangan sampai luas Gunung Tidar berkurang," ucap Ketua Komisi C DPRD Kota Magelang, Evin Septa Haryanto Kamil.