Bayar Pajak Lebih Awal, Dua Warga Dapatkan Sepeda Gunung
Ekonomi

Bayar Pajak Lebih Awal, Dua Warga Dapatkan Sepeda Gunung

Magelang Tengah,(magelang.sorot.co)--Bayar pajak lebih awal, dua orang warga Kota Magelang dapatkan penghargaan berupa uang pembinaan dan sepeda gunung dari Pemerintah Kota Magelang. Mereka yakni Titin Sudarmini warga Kampung Sidosari  RT 004/05, Kelurahan Magersari, Kecamatan Magelang Selatan dan Lilik Hermawan, warga  Jalan Sinta RT 009/06, Kelurahan Panjang, Kecamatan Magelang Tengah.

"Keduanya mendapatkan uang pembinaan sebesar Rp 500 ribu untuk Lilik Hermawan dan Rp 450 ribu untuk Titin Sudarmini serta sepeda gunung," ungkap Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Larsita usai penyerahan penghargaan kepada kelurahan, rukun warga (RW), rukun tetangga (RT) berprestasi dan wajib pajak pembayar pajak bumi dan bangunan tercepat tahun 2018 yang diserahkan langsung oleh Walikota Magelang Sigit Widyonindito di halaman belakang Kantor Setda Kota Magelang, Kamis (6/12/2018).

Menurutnya, pemberian penghargaan tersebut merupakan bagian dari apresiasi terhadap wajib pajak PBB-P2 yang telah memberikan kontribusi terhadap pembangunan Kota Magelang, melalui paling awal.

"Selain itu juga untuk memacu wajib pajak lainnya agar membayar kewajibannya tersebut lebih awal dan  tepat waktu," ucapnya.

Larsito sendiri mencatat ada beberapa orang yang menerima penghargaan tersebut terdiri dari kelurahan 3, RW 3, RT 3, 9 orang wajib pajak perseorangan, dan 4 wajib pajak (perbankan, perusahaan swasta, perhotelan, badan usaha milik daerah).

Sementara itu Walikota Magelang Sigit Widyonindito meminta instansi terkait wajib pajak untuk meningkatkan penghargaan atau reward tersebut di masa mendatang guna memacu semangat membayar wajib pajak.

"Reward ini diberikan dengan tujuan semakin memotivasi masyarakat untuk taat bayar pajak. Lambat laun saya yakin akan muncul kesadaran dalam diri mereka," terangnya.

Terkait dengan penerimaan pendapatan asli daerah yang bersumber dari PBB-P2, hingga 5 Desember 2018 ini telah tercatat mencapai Rp 6.320.355.550,- atau sebesar 110,88 persen dari target yang ditetapkan sebanyak  Rp 5.700.000.000,- dengan Surat Pemberitahuan  Pajak Terutang  (SPPT) sebanyak 36.445 wajib pajak.