Pelaku Perusakan Makam Ditangkap, FKUB Minta Umat Tidak Terprovokasi
Hukum & Kriminal

Pelaku Perusakan Makam Ditangkap, FKUB Minta Umat Tidak Terprovokasi

Magelang Tengah,(magelang.sorot.co)--Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Magelang mengapresiasi ditangkapnya pelaku perusakan nisan bersalib di beberapa makam yang ada di wilayah Kota Magelang. Sebagaimana diketahui pelaku yang diketahui FKB (25) warga Karang Kidul, Kelurahan Rejowinangun Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, dibekuk petugas Satreskrim Polres Magelang Kota usai mengrusak 23 nisan di tempat pemakaman umum (TPU) Giriloyo, Kiringan, Malangan serta Nambangan.

Salah satu pengurus FKUB dari perwakilan agama Islam, Towil mengaku sangat mengapresiasi upaya jajaran Polres Magelang Kota dalam mengungkap pelaku perusakan nisan di 4 lokasi makam di Kota Magelang

Kita patut bersyukur kepada Allah, dimana kasus pengerusakan makam ini cepat ditangani oleh Polres Magelang Kota. Kami sampaikan rasa hormat, salut atas kerja yang cepat yang dilakukan oleh jajaran Polres Magelang Kota, ucapnya saat jumpa pers, Sabtu (05/01/2019).

Menyusul ditetapkannya pelaku perusakan makam, dia berharap masyarakat Kota Magelang maupun luar Kota Magelang bisa mendapatkan jawaban yang jelas.

Maka dari itu kami rasa kasus ini kami anggap sudah selesai, tinggal pengembangan berikutnya biar pihak kepolisian yang menanganinya, tuturnya.

Kedepan, sambungnya, dia juga berharap agar ketika terjadi sesuatu hal yang serupa, masyarakat bisa berkoordinasi dengan pihak kepolisian.

"Saya himbau kalaupun ada hal yang serupa jangan mudah menerima informasi dari siapapun, informasi yang pasti ialah informasi dari pihak kepolisian. Dan mudah-mudahan kasus-kasus yang semacam ini tidak terjadi lagi di Kota Magelang," harapnya.

Hal senada juga diungkapkan oleh Cirilus Agung Putrasih yang merupakan pengurus FKUB perwakilan dari Katolik dan Kristen. Dia mengaku sangat bangga dengan kinerja Polres Magelang Kota.

"Selamat kepada Bapak Kapolres beserta jajarannya yang dengan sangat-sangat cepat sekali bisa menyelesaikan masalah ini," ucapnya.

Tak jauh berbeda, Agung juga mengajak masyarakat agar tidak terprovokasi dengan informasi yang beredar.

Kami juga mengimbau kepada masyarakat khususnya umat Kristen, Katolik dan semuanya saja masyarakat Kota Magelang, jangan mudah terprovokasi yang menjadi pegangan kita adalah apa yang disampaikan oleh pihak kepolisian. Saya rasa informasi dari pihak kepolisian lah yang paling akurat, imbuhnya.