GPK Geruduk Kantor Walikota, Minta Pemkot Buatkan Pintu Khusus TKL
Wisata

GPK Geruduk Kantor Walikota, Minta Pemkot Buatkan Pintu Khusus TKL

Magelang Selatan,(magelang.sorot.co)--Ratusan pemuda yang tergabung dalam aliansi Gerakan Pemuda Ka’bah (GPK) Kota Magelang menggeruduk Kantor Walikota Magelang,  Senin (07/01/2019). Mereka menuntut Pemerintah Kota Magelang memberikan pintu masuk khusus untuk warga RW 9 dan 10 Kelurahan Cacaban.

Kami datang kesini hanya ingin menyampaikan aspirasi masyarakat Kelurahan Cacaban yang tidak diberikan pintu akses masuk taman Kyai Langgeng setelah ditutup pagar,” ungkap Ketua GPK Kota Magelang, Zaenal Arifin disela-sela  aksi.

Sebagaimana diketahui sebelumnya, Perusahaan Daerah Objek Wisata Taman Kyai Langgeng (PDOW TKL) Kota Magelang telah memasang pagar beton sebagai pembatas antara TKL dengan tanah penduduk. Warga sekitar sempat mengajukan protes dan meminta diberikan pintu masuk kepada perusahaan milik pemeritah daerah tersebut. Namun PDOW TKL sendiri telah mengambil keputusan untuk tidak memberikan pintu kepada warga. 

Arifin menyampaikan bahawa aksi ini merupakan tindak lanjut aspirasi warga Kelurahan Cacaban yang telah beberapa kali melakukan audiensi dengan pihak PDOW TKL namun tidak mendapatkan hasil.

Kami minta Pemerintah Kota magelang dapat menindak lanjuti masalah ini, dan dapat memberikan pintu akses masuk ke dalam Taman Kyai Langgeng pada pembatas Taman Kyai Langgeng dengan area lingkungan warga RW 9 dan 10 Kelurahan Cacaban,” ucapnya.

Dia menyayangkan pihak PDOW TKL tidak berkoordinasi dengan masyarakat setempat sebelum mendirikan pagar beton. Dia pun mengancam jika Pemerintah Kota Magelang tidak segera menindak lanjuti aspirasi tersebut maka pihaknya akan kembali datang menggelar aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak.

 

Jika tidak segera diberikan solusi maka kami akan datang kembali dengan massa yang lebih banyak lagi,” tegasnya .

Sementara itu Asisten II Sekda Kota Magelang, Joko Budiono yang menemui perwakilan masa GPK mengaku akan menindaklanjuti aspirasi yang disampaikan oleh GPK.

Ya semua aspirasi ada yang kami tidak lanjuti dan ada yang masih harus dikaji lagi,” ucapnya.

Ditanya soal permintaan warga utuk diberikan pintu akses masuk TKL, Joko menyatakan, pemerintah akan mempertimbangkannya. Lantaran akan ada investor yang ingin membuat wahana Air Niagara serta Mini Zoo yang menghadirkan koleksi sejumlah hewan yang bisa berinteraksi dengan pengunjung.

Hal itulah yang menjadi pertimbangan kami, utamanya dalam aspek keamanan dan ketertibannya kedepan” tuturnya.