Diduga Korban Penganiayaan, Mayat Pria Bertato Ditemukan di Kebun Milik Warga
Peristiwa

Diduga Korban Penganiayaan, Mayat Pria Bertato Ditemukan di Kebun Milik Warga

Sawangan,(magelang.sorot.co)--Warga Dusun Glondong Tengah, Desa Wulung Gunung, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, digegerkan dengan penemuan sesosok mayat laki-laki di salah satu kebun milik warga. Mayat tanpa identitas dengan badan penuh tato ditemukan dalam posisi tertelungkup di kebun milik Partini, Jumat (11/1/).

Korban pertama kali diketahui oleh pemilik kebun sekitar pukul 11.00 WIB, saat ia hendak mencari rumput untuk pakan ternaknya. Melihat mayat tersebut, saksi kemudian memberitahukan ke warga lainnya. Sejumlah warga kemudian mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi mayat tersebut, dan selanjutnya melaporkan ke pihak kepolisian Polsek Sawangan.

"Setelah mendapatkan laporan dari warga, kami bersama Tim INAFIS Polres Magelang dan Puskesmas Sawangan langsung meluncur ke TKP untuk melakukan olah TKP dan evakuasi mayat tersebut," terang Kapolsek Sawangan, AKP Margito.

Dari hasil pemeriksaan tim medis dan identifikasi, lanjut Margito, korban diperkirakan berumur kurang lebih 30 tahun. Kendati demikian, hingga saat ini identitas korban masih belum bisa diketahui. Selain tidak ditemukan kartu identitas, warga di sekitar lokasi penemuan juga tidak ada yang mengenalinya. 

Adapun ciri-ciri mayat lelaki itu memiliki tato pada bagian punggung sebelah kanan bergambar kepala buto. Korban mengenakan pakaian kaos hitam bergaris merah, dan celana jeans pendek. Terdapat luka pada bagian bibir dan mengeluarkan darah, mata lebam, dahi dan hidung hancur, punggung luka lecet.

Dari hasil pemeriksaan sementara, luka pada tubuh korban karena tindak penganiayaan. Saat ini tubuh korban sendiri telah dievakuasi ke RSUD Muntilan dan masih menunggu pihak keluarga.

"Melalui media, kami juga ingin memberikan informasi kepada masyarakat, apabila ada yang mengetahui ciri-ciri korban untuk segera melapor kepada pihak Polsek Sawangan. Atau bisa langsung mengecek jenazah di RSUD Muntilan," pungkas Margito.