Pepet Cewek Hingga Jatuh, Jambret Hajar dan Rampas Harta Korban
Hukum & Kriminal

Pepet Cewek Hingga Jatuh, Jambret Hajar dan Rampas Harta Korban

Mungkid,(magelang.sorot.co)--Tim Resmob Polres Magelang mengamankan seorang pemuda berinisial AFR (22), warga Dusun Jangkungan, Desa Gandusari, Kecamatan Bandongan, Kabupaten Magelang. Dia diduga melakukan tindak pencurian dengan kekerasan kepada korbannya, Nova Ratnasari (23) warga Dusun Besaran, Desa Banjarejo, Kecamatan Kaliangkrik, Kabupaten Magelang.

Kronologi kejadian sendiri terjadi pada 3 Januari 2019 sekitar pukul 20.30 WIB. Pada saat itu korban hendak pulang ke rumahnya dengan mengendarai sepeda motor jenis Honda Vario. Sesampainya di jalan raya Dusun Besaran, Kaliangkrik, pelaku langsung mempepet kendaraan korban yang mengakibatkan korban hingga terjatuh.

Melihat korban jatuh, pelaku langsung memukul wajah korban beberapa kali, kemudian mengambil tas milik korban yang berisi uang sejumlah Rp 800 ribu dan 1 buah handphone merek Samsung milik korban. Setelah puas menghajar dan mengambil barang korban, pelaku bergegas kabur. Atas kejadian tersebut, korban langsung melapor kepada pihak Polsek Kaliangkrik.

Setelah mendapatkan laporan dari korban, Tim Resmob Polres Magelang langsung melakukan proses penyelidikan. Berdasarkan proses penyelidikan, akhirnya pada Selasa (29/1/2019) sekitar pukul 23.00 WIB, tim Resmob Polres Magelang bersama Kanit Reskrim Polsek Kaliangkrik berhasil membekuk pelaku di rumahnya.

"Dari hasil interogasi, pelaku mengaku sudah melakukan tindak curas sebanyak 4 kali, diantaranya, curas jambret di jalan raya Magelang-Semarang (Wates, Kota Magelang) dengan hasil kalung. Curas jambret di jalan raya Magelang-Semarang (dekat pom bensin Sambung) dengan hasil kalung. Curas jambret di jalan raya salamkanci bandongan dengan hasil tas berisi uang, dan curat di kos-kosan daerah Mertoyudan, dengan hasil tas berisi uang," papar Waka Polres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto, dalam rilisnya, Jumat (08/2/2019).

Atas peristiwa tersebut, lanjut Eko, korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar Rp 3.300.000. Saat ini pelaku beserta barang buktinya telah diamankan di Polres Magelang guna proses penyelidikan lebih lanjut. 

"Atas perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan Pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan paling lama 12 tahun" pungkas Eko.