Surat Suara Pemilu Akhirnya Sampai di Kabupaten Magelang
Politik

Surat Suara Pemilu Akhirnya Sampai di Kabupaten Magelang

Mertoyudan,(magelang.sorot.co)--Surat suara Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, serta pemilihan Anggota DPR Dapil Jawa Tengah 6 kini telah tiba di Kabupaten Magelang pada pukul 24.00 WIB, Kamis (07/2/2019).

Dalam keterangannya, Komisioner Bidang Sosialisasi Dan Partisipasi Masyarakat KPU Kabupaten Magelang, Dwi Endis Mindarwoko, mengatakan, surat suara yang datang ini untuk Pemilihan Presiden dan wakil Presiden yang berjumlah 1.008.657 lembar dalam 505 boks.

"Sedangkan untuk surat suara Pemilihan Anggota DPR Dapil Jawa Tengah 6 juga ada sebanyak 1.008.657 lembar dalam 2.018 boks, terdiri dari 375.000 lembar dalam 750 boks dan 633.657 lembar surat suara dalam 1.268 boks. Surat suara ini dibawa oleh dua truk container yang berangkat dari Ciawi," terang Endis saat menerima surat suara di Balai Desa Deyangan, Mertoyudan, Jumat (08/02/2019).

Endis menuturkan bahwa, jumlah surat suara tersebut sudah sesuai dengan jumlah kebutuhan surat suara pada Daftar Pemilih Tetap (DPT), yakni sebanyak 988.879 yang ditambah dua persen sebagai surat suara cadangan. 

"Untuk sementara ini jumlahnya sudah sesuai dengan ditambah dua persen surat suara cadangan. Namun demikian, kami masih menunggu dua atau mungkin tiga truk lagi yang membawa surat suara Pemilihan DPRD Kabupaten Magelang, DPRD Provinsi, dan DPD," ujarnya.

Nantinya, lanjut Endis, surat suara ini akan disimpan, disortir, dan dilipat terlebih dahulu di Balai Desa Deyangan, sebelum didistribusikan ke TPS-TPS sebelum hari H.

Pihaknya mengatakan juga akan merekrut tenaga yang akan menyortir suarat suara sebanyak itu, untuk memastikan kelayakannya, dan begitu juga dengan tenaga pelipatan surat suara.

"Tentunya tenaga untuk menyortir dan melipat ini juga sangat diperlukan untuk mempersingkat waktu. Dimana mengingat untuk Pemilihan DPRD Kabupaten Magelang sendiri juga terbagi menjadi 6 Dapil, jangan sampai nantinya tertukar-tukar bahkan mengalami kekurangan," pungkas Endis.