Kontes Sapi Potong Tingkat Nasional Diikuti Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah
Ekonomi

Kontes Sapi Potong Tingkat Nasional Diikuti Ratusan Peserta dari Berbagai Daerah

Grabag,(magelang.sorot.co)--Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Mungkid ke-36, Pemerintah Kabupaten Magelang melalui Dinas Peternakan dan Perikanan (Dispeterikan) menggelar kontes sapi potong tingkat nasional Bupati Magelang Cup di pasar hewan Grabag, Sabtu (14/3/2020).

Kepala Dispeterikan Kabupaten Magelang, Sri Hartini didampingi Ketua Panitia Kontes Sapi Potong, Jhon Manglapy mengatakan, kontes sapi potong tingkat nasional ini diselenggarakan selama dua hari, mulai tanggal 14-15 Maret 2020 di pasar hewan Grabag, yang bekerjasama dengan APPSI (Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia) Korwil Jateng dan DIY.

Tujuan utama diadakannya kontes sapi potong ini adalah untuk mengapresiasi para peternak sapi, khususnya anak muda yang selama ini masih mau berkecimpung dibidang beternak sapi. Selain itu juga dalam rangka mencukupi kebutuhan daging nasional.

"Kita berharap dapat memotivasi kepada calon-calon peternak muda. Dengan adanya kontes tersebut mereka bisa nonton dan akhirnya bisa tertarik untuk berkecimpung dibidang peternakan," kata Sri Hartini disela-sela kontes sapi potong.

Sementara Ketua APPSI Korwil Jateng dan DIY, Joko Prayogo menuturkan, event kontes sapi potong tingkat nasional ini merupakan sejarah baru di Kabupaten Magelang, karena baru pertama kali dilaksanakan. 

Hingga saat ini, jumlah peserta yang sudah teregistrasi sebanyak 140 ekor sapi yang berasal dari Jember, Bondowoso, Kediri, Banyumas, Brebes, Sleman, dan Yogyakarta.

Sementara sapi yang dilombakan dibagi menjadi 7 kategori, antara lain Ketegori Indukan (betina), Baby (Pedet), Ekstrem, Ekstrem PO, Sapi Poel 2 pasang, Sapi Poel 1 pasang, dan sapi belum poel.

"Sementara untuk hadiahnya sendiri juga menarik, juara 1 berupa sepeda motor, juara II mendapat uang pembinaan sebesar Rp 4 juta, juara III Rp 3 juta. Nah, hadiah ini berlaku disetiap kategorinya. Untuk juara umum sendiri akan mendapatkan hadiah seperangkat alat peternakan dengan nominal Rp 10 juta," papar Joko.

Joko berharap, kontes sapi potong ini tidak hanya berhenti sampai di sini saja, melainkan dapat berkelanjutan sehingga mampu memotivasi generasi muda untuk bisa tertarik, dan berkecimpung di dunia peternakan.

"Kami harap kegiatan ini bisa terus dilaksanakan minimal setahun sekali atau dua kali, sehingga bisa menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat," pungkas Joko.