Tiga Orang Ditangkap Polisi, Dua Pelaku Didor Timah Panas
Hukum & Kriminal

Tiga Orang Ditangkap Polisi, Dua Pelaku Didor Timah Panas

Mungkid,(magelang.sorot.co)--Jajaran Satreskrim Polres Magelang berhasil mengamankan tiga pelaku tindak kekerasan di muka umum. Dari ketiga pelaku tersebut dua diantaranya harus menerima hadiah timah panas pada bagian kaki, akibat melakukan perlawanan terhadap petugas pada saat akan ditangkap.

Ketiga pelaku tersebut antara lain berinisial, IN (29) warga Desa Losari, Kecamatan Pakis, Kabupaten Magelang, AM alias Kentung (24) warga Kelurahan Rejowinangun Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, dan MF (25) warga Kelurahan Tidar Utara, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.

Kapolres Magelang melalui Kasat Reskrim, AKP Hadi Handoko dalam press rilisnya menjelaskan, tindak kekerasan tersebut terjadi pada hari Kamis (7/5) lalu sekira pukul 02.30 WIB di jalan Pemuda Barat, lebih tepatnya di depan toko pakaian, masuk Desa Tamanagung, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang.

Kala itu awalnya ada sekelompok pengendara sepeda motor (10 sepeda motor) yang sedang berhenti nongkrong di pinggir jalan. Kemudian ada 2 sepeda motor yang masing-masing berboncengan yang dikendarai korban dan saksi, melaju dari arah terminal Muntilan menuju Bambu runcing melintas di depan segerombolan perkumpulan motor.

Tiba-tiba segerombolan motor tersebut berteriak memanggil 2 sepeda motor yang baru saja melintas, sehingga dua sepeda motor tersebut berbalik arah menghampiri rombongan tersebut dan terjadi adu mulut. Tanpa diduga salah satu rombongan tersebut menarik korban dan melakukan penganiayaan dengan menggunakan senjata tajam sehingga terdapat dua korban mengalami luka dan ditinggalkan begitu saja.

"Dua korban yakni Aldy Renaldy (19) dan Raxy Frans Magnis (24) warga Gunung Pring, Muntilan mengalami luka pada bagian kepala dan harus mendapatkan perawatan intensif di RSUD Muntilan karena terkena pukulan menggunakan paralon berisi cor semen dan senjata tajam," terang AKP Hadi Handoko.

Berdasarkan laporan peristiwa tersebut, Satreskrim Polres Magelang langsung melakukan pengejaran terhadap para pelaku dan berhasil langsung mengamankan ketiga tersangka di rumahnya masing-masing bersama barang bukti kejahatannya. 

"Barang buktinya berupa beberapa senjata tajam seperti pedang, pisau belati, dan sebuah paralom besi berisi cor semen. Namun pada saat akan ditangkap, dua tersangka sempat melakukan perlawanan sehingga petugas terpaksa melepaskan timah panas pada bagian kaki," terangnya.

Saat ini ketiga pelaku beserta barang buktinya telah diamankan di Polres Magelang guna penyelidikan lebih lanjut. Terhadap ketiga tersangka akan dijerat dengan Pasal 170 KUHP tentang tindak pidana dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang atau barang, dengan ancaman penjara selama lamanya 5 tahun.

"Saat ini kami masih melakukan pengejaran terhadap dua pelaku lainnya yang diduga juga ikut dalam tindak penganiayaan itu, dan kami tetapkan sebagai DPO," pungkas AKP Hadi.