Pondok Pesantren Sarana Syiar dan Penddiikan Bentuk Karakter
Pemerintahan

Pondok Pesantren Sarana Syiar dan Penddiikan Bentuk Karakter

Magelang, (magelang.sorot.co)- Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Magelang, Christanti Handayani Zaenal Arifin mengatakan pondok pesantren merupakan tempat yang sangat luar biasa, dalam mengkaji ilmu. Sebab pendidikan di Ponpes sangat komprehensif, dari pendidikan karakter, pembiasaan dalam keseharian, kemudian keilmuan dalam bidang keagamaan dan penanaman akhlaq untuk menjadi akhlaq yang kharimah.

Setelah lulus, ilmunya akan sangat bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan juga untuk masyarakat,” katanya saat pelepasan para Santriwati dari Pondok Modern Darussalam Gontor Konsulat Magelang di Pendopo Soepardi Setda Kabupaten Magelang, Selasa (10/5/2022).

Untuk itu berharap melalui kegiatan pelepasan para Santriwati ini bisa menjadi momentum bagi anak-anak untuk lebih bersemangat belajar, lebih giat menuntut ilmu serta mengembangkan minat dan bakat. 

Menurutnya hal tersebut merupakan salah satu acara yang akan menjadi sebuah syiar, penyemangat, dan motivasi untuk anak-anak di Kabupaten Magelang, bahwa pendidikan di pondok itu adalah sesuatu yang akan sangat bermanfaat.

Christanti mengatakan, telah banyak lulusan Gontor yang sudah berkiprah di masyarakat dan memberikan ilmu yang bermanfaat bagi lingkungan di sekitarnya.

Ia juga berpesan kepada Santriwati untuk selalu menjalin hubungan baik dengan teman sejawat Santriwati, para pendidik, dan para pendamping di Pondok.

" Harapannya nanti panjenengan semua menjadi kader-kader penerus yang ilmunya bisa bermanfaat dan membantu lingkungan di sekitarnya," paparnya.

Wakil Ketua Ikatan Pondok Modern Darussalam Gontor cabang Magelang, Ustad Heri Prasetyo melaporkan, saat ini Gontor sudah memiliki 11 cabang untuk kampus putra yang tersebar di seluruh Indonesia dan juga 8 kampus putri yang juga tersebar di seluruh Indonesia.

" Dan ini adalah para santriwati yang akan diberangkatkan ke kampus 1,2 dan 3 di Pondok Modern Gontor di Kabupaten Ngawi, Jawa Timur,"  jelas Ustad Heri.

Pihaknya menambahkan, hari ini setidaknya ada 140 santriwati yang akan diberangkatkan. Kemudian esok hari ada sekitar 70 santri yang juga akan diberangkatkan.

" Ini semua adalah kader-kader umat dari Magelang. Setidaknya sekitar 5-7 tahun bahkan ada yang belasan tahun di Pondok Gontor yang digembeng, dididik sampai pulang ke daerah masing-masing untuk menjadi pemimpin dan menyebarkan Islam," paparnya.