Operasi KTL, Belasan Kendaraan Ditertibkan, Satu Diangkut Petugas
Peristiwa

Operasi KTL, Belasan Kendaraan Ditertibkan, Satu Diangkut Petugas

Magelang Tengah,(magelang.sorot.co)--Petugas gabungan kembali menertibkan sejumlah kendaraan yang melakukan pelanggaran lalu lintas berupa parkir sembarangan. Sebab, beberapa kendaraan yang terbukti melakukan pelanggaran tersebut langsung diberikan stiker peringatan oleh petugas yang melakukan Operasi Kawasan Tertib Lalu Lintas (KTL), Rabu (20/2/2019) kemarin.

Ada belasan kendaraan yang kita tindak dalam operasi KTL kali ini, jelas Kepala Bidang Lalu Lintas dan Perparkiran Dishub Kota Magelang, Candra Wijatmiko Adi, di sela operasi KTL.

Pihaknya menyebutkan, 8 sepeda motor ditilang karena melanggar aturan lalu lintas di Jalan Pajajaran, 1 sepeda motor juga diangkut petugas di Jalan Pahlawan karena melanggar aturan dan tidak melengkapi surat-surat kendaraan, 1 mobil diberikan peringatan di Jalan Tentara Pelajar karena parkir sembarangan, kemudian 3 motor diberikan peringatan di depan RSUD Tidar juga karena parkir sembarangan. 

Terkait hal tersebut, Kasatlantas Polres Magelang Kota, AKP Marwanto mengatakan, seharusnya operasi KTL dilaksanakan rutin oleh Dinas Perhubungan Kota Magelang dan instansi terkait agar bisa menumbuhkan ketertiban dalam diri masyarakat, utamanya bagi pengguna jalan.

Kita berharap, masyarakat baik pengguna jalan roda dua ataupun roda empat saling menjaga dan menaati peraturan lalu lintas, tegasnya.

Pihaknya menuturkan, tujuan diadakannya operasi KTL ini adalah untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan menekan angka pelanggaran. Terutama mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran arus lalu lintas.

Kota Magelang ini terkenal sebagai kota tertib tentunya, para pengguna yang melintas juga harus bisa menaati peraturan yang ada. Karena keselamatan adalah hal yang utama, katanya.

Untuk dikatahui bahwa, setiap kendaraan yang melanggar dalam operasi KTL ini juga diberikan striker peringatan oleh petugas gabungan agar tidak mengulang pelanggarannya kembali.