Spesialis Pencuri Sepeda Motor Ditangkap Polisi
Hukum & Kriminal

Spesialis Pencuri Sepeda Motor Ditangkap Polisi

Mungkid,(magelang.sorot.co)--Sat Reskrim Polres Magelang kembali berhasil mengamankan seorang pemuda berinisial HK (30) warga Desa Badran, Kecamatan Kranggan, Kabupaten Temanggung karena melakukan tindak pencurian sepeda motor milik korbannya, Tukul Sutrisno (38) warga Dusun Bawang, Desa Candisari, Kecamatan Windusari, Magelang.

Kronologi terjadinya tindak pencurian sendiri terjadi pada hari Selasa (20/9/2018) sekitar pukul 11.00 wib saat korban mencari rumput di sawah. Korban memarkirkan kendaraannya di pinggir jalan yang berjarak sekitar 10 meter dari sawahnya, dimana di dalam bagasi sepeda motor tersebut terdapat barang berupa 1 buah HP dan uang tunai sebesar Rp 2 juta.

"Pelaku ini mengambil sepeda motor milik korban dengan alat bantu berupa kunci letter T yang dibantu oleh temannya yang bernama Yeri (masih dalam proses pengejaran)," terang Waka Polres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto, dalam rilisnya, Jumat (15/3/2019).

Berdasarkan laporan dari korban, maka Sat Reskrim Polres Magelang langsung melakukan proses penyelidikan lebih lanjut. Dan atas informasi yang telah diperoleh, akhirnya petugas berhasil meringkus tersangka dan berhasil mengamankan barang bukti kejahatannya pada bulan Februari 2019 yang lalu. 

Untuk diketahui bahwa pelaku sendiri merupakan residivis dengan kasus pencabulan anak dibawah umur di wilayah Temanggung. Ia juga merupakan spesialis tindak pencurian sepeda motor di berbagai wilayah.

"Jadi pelaku ini memang seorang spesialis pencurian motor. Berdasarkan laporan dari Polsek Windusari, pelaku telah melakukan pencurian di 4 TKP di wilayah Kecamatan Windusari. Kemudian di wilayah Grabag sebanyak 4 kali, di wilayah Kabupaten Sleman 7 kali, di wilayah Kecamatan Pakis 1 kali, dan di wilayah Kecamatan Kranggan Temanggung sebanyak 1 kali. Barang bukti yang sudah diamankan hingga saat ini sebanyak 9 unit sepeda motor," jelas Eko.

Lanjut Eko, pelaku ini bukanlah pemain tunggal. Pasalnya, pelaku ini melakukan tindak pencurian sepeda motor bersama dengan 4 orang rekannya.

"Yang lebih mengejutkan lagi bahwa, salah satu rekan tersangka ini saat melakukan tindak pencurian sepeda motor adalah anak kelas 6 SD yang sampai saat ini masih kita kejar," kata Eko.

Menurut pengakuan pelaku, motor hasil curiannya tersebut sering di jual dengan harga mulai dari Rp 450 ribu hingga Rp 1,5 juta di berbagai wilayah seperti Temanggung dan Salatiga.

Untuk saat ini, pelaku beserta barang bukti curiannya pun telah diamankan di Polres Magelang. Atas perbuatannya, pelaku akan diganjar dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman pidana paling lama 7 tahun.