Kepincut Jadi PNS, Empat Orang Kena Tipu Puluhan Juta
Peristiwa

Kepincut Jadi PNS, Empat Orang Kena Tipu Puluhan Juta

Mungkid,(magelang.sorot.co)--Seorang oknum pensiunan PNS Magelang berinisial AT (64) warga Desa Paremono, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang, ditangkap Tim Resmob Polres Magelang. Dia tangkap karena telah melakukan penipuan dengan iming-iming bisa menjadi PNS kepada korbannya.

Adapun keempat korban yang telah ditipu oleh pelaku antara lain Anam, warga Desa Bambusari, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang dengan total kerugian Rp 85 juta; Kasiyati warga Desa Bambusari, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang dengan total kerugian Rp 65 juta; Fuad warga Desa Sambak, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang dengan total kerugian Rp 65 juta; serta Yoyok, warga Desa Kaliabu, Kecamatan Kajoran, Kabupaten Magelang dengan total kerugian Rp 65 juta.

Jadi yang bersangkutan ini merupakan pensiunan Sekcam di Pemda Kabupaten Magelang. Kemudian ia memberikan janji kepada para korbannya bisa memasukan orang menjadi PNS,” terang Kapolres Magelang, AKBP Yudianto Adhi Nugroho, dalam rilisnya, Selasa (16/07/2019) di Lobi Polres Magelang.

Kemudian, lanjut Yudi, para korban yang percaya pun menyerahkan sejumlah uang sebesar Rp 160 juta sesuai permintaan pelaku.  

Janji-janji ini sudah dari tahun 2012 sampai dengan kemarin, akhirnya karena tidak kunjung terealisasi maka para korban membuat laporan kepada Polsek Salaman. Setelah mendapatkan laporan tersebut, akhirnya pelaku langsung ditangkap di rumahnya pada hari Sabtu (13/7/2019) kemarin,” jelas Yudi.

Adapun sejumlah barang bukti yang telah berhasil diamankan antara lain, sejumlah kwitansi, buku transfer, buku tabungan, handphone, dan sejumlah pakaian seragam Korpri PNS.

Uang dari hasil penipuan tersebut sebagian sudah digunakan. Namun dari pengakuan tersangka, sebagian besar sudah digunakan untuk Nyaleg pada tahun 2014 melalui salah satu partai, namun gagal,” katanya.

Sedangkan menurut pengakuan tersangka AT, ia memang sengaja melakukan penipuan tersebut untuk mencari uang. Meskipun telah menjanjikan untuk bisa menjadi PNS kepada 4 orang korbannya. Ia tak pernah bersungguh-sungguh membantu para korbannya.

Saya janjikan mereka untuk bisa menjadi PNS di seluruh wilayah Jawa Tengah. Ada yang dijanjikan di Kementerian juga,” ungkapnya.

AT beralasan, sejumlah uang yang harus disetorkan kepadanya oleh para korbannya itu untuk memperlancar proses rekrutmen PNS. 

Ya intinya untuk proses saja,” kata AT.

Saat ini, tersangka beserta sejumlah barang bukti kejahatannya telah diamankan di Polres Magelang guna penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya tersebut, tersangka akan dijerat dengan Pasal 378 KUHP dan 372 KUHP, dengan ancaman hukuman maksimal 4 tahun.