Dibekuk, Dua Pelaku Pelemparan Bom Molotov Ditembak
Hukum & Kriminal

Dibekuk, Dua Pelaku Pelemparan Bom Molotov Ditembak

Magelang Tengah,(magelang.sorot.co)--Pihak Kepolisian Polres Magelang Kota akhirnya berhasil mengungkap pelaku pelemparan bom molotov di Kantor Unit Laka Lantas Polres Magelang dan Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang. Kedua pelaku yakni RAR (27) dan APP (24), warga Kampung Magersari, Kelurahan Magersari, Magelang Selatan, Kota Magelang.

Kapolres Magelang Kota, AKBP Idham Mahdi, dalam keterangannya mengatakan bahwa, setelah mengetahui pelemparan bom molotov di dua lokasi pada 3 Juli 2019, pihaknya langsung melakukan olah TKP dan menganalisa rekaman CCTV di sekitar lokasi. Dari hasil analisa CCTV oleh petugas Reskrim Polres Magelang Kota dan serangkaian upaya penyelidikan, akhirnya petugas menemukan titik terang dan dapat mengetahui identitas pelaku pelemparan bom molotov tersebut.

Setelah mengantongi identitas para pelaku, maka petugas Reskrim Polres Magelang langsung melakukan penangkapan kedua pelaku di rumahnya masing-masing pada pagi tadi, Kamis  sekitar pukul 02.30 dan 03.00 WIB. Saat akan ditangkap, para pelaku juga sempat melakukan perlawanan sehingga petugas terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas pada bagian kaki pelaku,” terang Idham.

Diketahui, dari hasil pemeriksaan, tersangka RAR berperan sebagai pelempar bom molotov, sedangkan APP alias Bedes berperan sebagai jongki yang mengendarai motor. 

Menurut keterangan kedua pelaku, aksi pelemparan bom molotov dilatarbelakangi oleh kekesalan. Tersangka Bedes merasa jengkel karena adiknya pernah ditilang oleh Satlantas Polres Magelang Kota. Sedangkan RAR pernah terlibat insiden perkelahian dengan salah satu pendukung caleg. Pelaku masih jengkel hingga akhirnya melempar bom molotov di Rumah Dinas Ketua DPRD Kota Magelang.

Setahu saya yang bersangkutan ini tidurnya di Rumah Dinas tersebut. Setelah melakukan pelemparan, saya baru tahu ternyata yang bersangkutan tidurnya tidak di situ, ungkap RAR kepada awak media.

Saat ini kedua pelaku beserta barang bukti kejahatannya telah diamankan di Polres Magelang Kota guna penyelidikan lebih lanjut. Atas perbuatannya tersebut, kedua tersangka akan diganjar dengan Pasal 187 KUHP dengan ancaman pidana penjara paling lama 12 tahun.