Istri Meninggal 3 Bulan, Kakek 73 Tahun Tega Cabuli Bocah SD
Hukum & Kriminal

Istri Meninggal 3 Bulan, Kakek 73 Tahun Tega Cabuli Bocah SD

Mungkid,(magelang.sorot.co)--Seorang kakek berinisial HS (73) alias Mbah Marmo warga Desa Ngawen, Kecamatan Muntilan, Kabupaten Magelang diduga telah melakukan tindak pencabulan terhadap korbannya SHS (7) yang masih duduk di bangku sekolah dasar (SD). Korban merupakan tetangganya sendiri yang kerap bermain di lingkungan rumah pelaku.

Waka Polres Magelang, Kompol Eko Mardiyanto mengatakan, tindak pencabulan tersebut dilakukan oleh pelaku pada pertengahan bulan Februari 2020 di rumah pelaku.

"Jadi korban ini merupakan tetangga pelaku. Untuk diketahui bahwa, pelaku baru saja ditinggal istrinya meninggal selama 3 bulan. Melihat korban sering bermain di halaman rumahnya, dia tertarik dan ada hasrat untuk melakukan tindakan pencabulan," terang, Eko dalam rilisnya di Mapolres Magelang, Kamis (12/3/2020).

Atas perbuatan tersebut, pelaku dijerat dengan Pasal 82 UURI No 17 Tahun 2016 tentang penetapan Perpu No 1 Tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UURI No 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. 

"Ancaman hukumannya minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun penjara," ujarnya.

Lebih lanjut Eko menjelaskan, awal mula terungkapnya kasus pencabulan tersebut pada saat korban menceritakan peristiwa itu kepada orang tuanya. Merasa tidak terima anaknya diperlakukan seperti itu, orang tua korban langsung melaporkannya kepada pihak kepolisian.

"Dari kasus tersebut, kami amankan barang bukti kaos, celana kolor, dan celana milik korban," tuturnya.

Sementara dari pengakuan HS, ia merasa timbul hasrat untuk melakukan hubungan suami istri karena sudah kurang lebih selama 3 bulan ditinggal oleh istrinya meninggal dunia. Saat itu ia melihat korban sedang bermain di halaman rumahnya, dan memanggil korban untuk diajak masuk ke dalam rumah.

"Saya ajak masuk ke kamar, terus menindih korban. Tetapi belum sampai berhubungan," kata HS.

HS mengaku setelah melakukan perbuatan bejatnya. Ia pun sempat memberikan uang kepada korbannya untuk jajan sebesar Rp 5.000.

Dari hasil pemeriksaan oleh pihak petugas, korban belum sempat diajak melakukan hubungan suami istri oleh pelaku.