Cegah Penyebaran Covid-19, Lapangan Soepardi Ditutup Sementara
Peristiwa

Cegah Penyebaran Covid-19, Lapangan Soepardi Ditutup Sementara

Mungkid,(magelang.sorot.co)--Guna mencegah penyebaran virus Covid-19, Pemerintah Kabupaten Magelang telah menutup sementara fasilitas umum Lapangan drh. Soepardi dari segala aktifitas. Penutupan tersebut diberlakukan mulai hari ini, Selasa (21/4/2020) hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Untuk diketahui, sebelumnya hampir setiap hari (terutama pagi hari) Lapangan drh Soepardi selalu ramai dengan aktifitas masyarakat berolahraga seperti jogging, jalan-jalan, bersepeda, bahkan sebagai tempat kumpul-kumpul sebagian komunitas club motor, mobil, dan skateboard.

Kondisi ini membuat resah sejumlah kalangan termasuk pemerintah daerah terkait penyebaran Covid-19. Oleh karena itu pemerintah terpaksa melakukan tindakan penutupan sementara.

"Kita ketahui bahwa Lapangan drh Soepardi ini selalu padat dengan aktifitas masyarakat setiap harinya, entah untuk berolahraga atau pun kegiatan ekonomi. Maka kita lakukan tindakan penutupan sementara untuk mencegah penyebaran Covid-19," ujar Bupati Magelang, Zaenal Arifin, Selasa (21/4/2020).

Sebelumnya, pada hari Minggu (19/4/2020) lalu petugas dari Polres Magelang juga telah melakulan pembubaran aktifitas masyarakat di Lapangan Soepardi yang berkumpul untuk berolahraga. Dalam kesempatan yang sama petugas Polres Magelang yang dipimpin oleh Kabag Ops, AKP Maryadi juga memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak berkerumun. 

Sementara itu perkembangan Covid-19 di Kabupaten Magelang hingga pukul 15.00 WIB, Selasa (21/5/2020) jumlah Orang Dalam Pemantauan (ODP) kembali turun dari 187 orang, hari ini ada 28 orang telah lolos pantau. Pasien Dalam Pengawasan (PDP) bertambah 2 orang dari 15 orang pada hari sebelumnya.

"Untuk PDP yang sembuh hingga saat ini berjumlah 79 orang. Sementara PDP yang meninggal total 12 orang dan seorang PDP meninggal telah terkonfirmasi positif Covid-19. Sedang yang terkonfirmasi positif Covid-19 hingga saat ini masih 7 orang," papar juru bicara Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi.