Entaskan 121 Ha Kawasan Kumuh, Kota Magelang Optimis Lolos Lomba Hari Habibat 2022
Pemerintahan

Entaskan 121 Ha Kawasan Kumuh, Kota Magelang Optimis Lolos Lomba Hari Habibat 2022

Magelang,(magelang.sorot.co) - Wakil Wali Kota Magelang M. Mansyur mengatakan Pemerintah Kota (Pemkot) Magelang optimis bisa lolos seleksi pada gelaran Lomba Hari Habibat 2022 yang diselenggarakan oleh Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Jawa Tengah (Jateng) .

Hal itu tidak lepas dari komitmen Kota Magelang dalam upaya mewujudkan kawasan bebas kumuh. Terbukti terhitung sejak tahun 2015 sampai 2021, Kota Magelang berhasil mengentaskan kawasan kumuh seluas 121 hektar.

Saat ini, tinggal 22 hektar saja yang masih dalam upaya pembebasan,” katanya, Sabtu (22/1/2022)..

Pemkot Magelang sendiri telah menyampaikan paparan program-program Pemkot Magelang di hadapan dewan juri lomba Hari Habibat 2022 di Aula Lantai 2 Gedung D UTC Semarang, Kamis (20/01/2022). 

"Paparan sudah kita lakukan, kita lihat tadi tanggapan para dewan juri sangat positif, merasa puas. Mudah-mudahan harapan kita bisa tewujud," jelasnya.

Sebagai informasi, DPRKP Jateng menyelenggarakan Lomba Hari Habitat Tahun 2022 bagi Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan Pemkot se Jawa Tengah.

Lomba ini untuk mendorong Pemkab dan Pemkot dalam menangani kawasan permukiman kumuh di wilayahnya, dengan memberikan reward bagi upaya-upaya yang telah dilakukan.

Sehingga melalui kegiatan tersebut, diharapkan mampu mempercepat upaya penanganan dan pencegahan kawasan permukiman kumuh yang telah ditetapkan melalui penetapan kebijakan strategi serta pola-pola penanganan yang manusiawi, berbudaya dan berkelanjutan.

Untuk hadiah lomba diberikan dalam bentuk kegiatan fisik penanganan kawasan permukiman kumuh perkotaan yang akan dilaksanakan dengan dana APBD Provinsi Jawa Tengah Tahun Anggaran 2022.

Peringatan Hari Habitat Dunia ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa‐Bangsa (PBB) sebagai wujud kepedulian terhadap pemenuhan kebutuhan perumahan dan permukiman yang layak untuk semua lapisan masyarakat dan mengingatkan perlunya tanggung jawab bersama bagi masa depan habitat manusia.