Rapi Jadi Filter Antisipasi Arus Globalisasi Informasi
Komunitas

Rapi Jadi Filter Antisipasi Arus Globalisasi Informasi

Mungkid, (magelang.sorot.co)- Radio Antar Penduduk Indonesia (Rapi) merupakan mitra pemerintah yang sudah lahir sejak tahun 1980. Dimana Rapi telah berkontribusi secara nyata kepada masyarakat sesuai dengan bidangnya yaitu mengirimkan pesan-pesan informasi melalui perangkat radio RIG/HT.

Bupati Magelang Zaenal Arifin mengatakan Rafi telah banyak berperan dalam kegiatan positif di berbagai kegiatan sosial seperti, penyelenggaraan pemberangkatan dan penjemputan Haji, bantuan komunikasi pada Pos Pelayanan Natal dan Tahun Baru, Hari Raya Idul Fitri, begitu juga soal informasi kebencanaan maupun kegiatan kemasyarakatan yang lain.

"Untuk itu, saya mengucapkan terima kasih sekaligus memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas partisipasi Rapi selama ini, khususnya kepada RAPI Wilayah 04 Kabupaten Magelang," kata Zaenal Arifin saat Musyawarah Wilayah (Muswil) Ke-10 Rapi Wilayah 04 Kabupaten Magelang yang dilaksanakan di Pendopo Merapi, Rumah Dinas bupati Magelang, Minggu (23/1/2022).

Ada beberapa poin penting yang disampaikan Zaenal Arifin melalui musyawarah wilayah tersebut. Ia berpesan hendaknya keputusan yang diambil betul betul berdasarkan peraturan yang berlaku, berlandaskan prinsip-prinsip demokrasi, dan mufakat serta mengedepankan kepentingan masyarakat, sehingga melahirkan keputusan yang tepat dan berkeadilan. 

Dengan mengangkat tema Meningkatkan Peran Organisasi Rapi Bagi Pemerintah dan Masyarakat' Rapi diharapkan selalu berpartisipasi aktif dalam mengcounter derasnya arus informasi dan komunikasi pada era globalisasi yang melanda saat ini.

Di samping memberikan dampak yang positif bagi pemenuhan kebutuhan akan layanan informasi yang cepat, murah dan berkualitas, namun di sisi lain akan memberikan dampak negatif yang amat luas, bila informasi yang di terima tidak di-filter terlebih dahulu.

"Untuk itu, Rapi harus bisa berperan menjadi filter dalam rangka mengantisipasi arus globalisasi informasi yang amat berpengaruh bagi masyarakat,” paparnya.

Untuk kepengurusan yang baru, diharpkan bisa lebih optimal serta selaras dengan program Pembangunan di Kabupaten Magelang dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Ketua Rapi 11 Jawa Tengah (Juliet zolu 11 HAK), Abdul Manan mengatakan Kabupaten Magelang termasuk wilayah yang rawan bencana, baik Gunung Berapi, tanah longsor dan sebagainya. Maka Rapi akan lebih baik apabila bisa bersinergi dengan pemerintah dalam hal ini dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dalam upaya meringankan beban Kabupaten Magelang.

Untuk itu ketua dan jajaran pengurus Rapi Magelang harus bisa bersinergi dengan pemerintah. Program Pemerintah harus kita bantu semua. Kita akan hadir untuk Pemerintah dan masyarakat, harapnya.

Selain itu juga berharap anggota Rapi Kabupaten Magelang bisa semakin bertumbuh dan bertambah banyak serta bermanfaat bagi Pemerintah dan Masyarakat. Di Jateng sendiri ada sekitar 7 ribu anggota Rapi.